Market Update

Respons BEI setelah 7 Pejabat Baru OJK Dilantik

Poin Penting

  • Tujuh pejabat baru OJK resmi dilantik untuk periode 2026-2031.
  • BEI menyambut positif dan berharap memperkuat sektor jasa keuangan.
  • Struktur Dewan Komisioner OJK kini semakin lengkap.

Jakarta – Ketua Mahkamah Agung (MA) RI, Prof. Sunarto, melantik tujuh pejabat baru Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu, 25 Maret 2026.

Pejabat Sementara (Pjs.) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menyatakan jajaran baru tersebut diharapkan mampu mendorong penguatan sektor jasa keuangan.

“Bagus, bagus. Tentu harapan kita sangat besar,” ujar Jeffrey saat ditemui media usai Pengucapan Sumpah Jabatan, Rabu, 25 Maret 2026.

Baca juga: Sah! Friderica Widyasari Dewi Resmi Jadi Ketua OJK Periode 2026-2031

Sebanyak tujuh anggota Dewan Komisioner OJK yang baru dilantik akan menjabat selama lima tahun, yakni periode 2026–2031.

Pelantikan ini melengkapi struktur kepemimpinan OJK, mulai dari Ketua dan Wakil Ketua hingga anggota dewan komisioner serta perwakilan ex-officio.

Baca juga: Juda Agung dan Thomas Djiwandono Dilantik jadi Ex-officio OJK

Susunan Dewan Komisioner OJK

Berdasarkan pengucapan sumpah jabatan, susunan pejabat OJK saat ini meliputi:

  • Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, periode 2026-2031
  • Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasongko, periode 2026-2031
  • Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Dian Ediana Rae, periode 2022-2027
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Hasan Fawzi, periode 2026-2031
  • Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Ogi Prastomiyono, periode 2022-2027
  • Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen, Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Dicky Kartikoyono, periode 2026-2031
  • Ketua Dewan Audit Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Isabella Watimena, periode 2022-2027
  • Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Agusman, periode 2022-2027
  • Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Adi Budiarso periode 2026-2031
  • Anggota Dewan Komisioner OJK ex-officio Bank Indonesia, Thomas A.M. Djiwandono, periode 2026-2031
  • Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ex-officio Kementerian Keuangan, Juda Agung, periode 2026-2031. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

IHSG Bangkit 2,75 Persen setelah Libur Lebaran, Ini Pesan BEI ke Investor

Poin Penting IHSG naik 2,75% ke level 7.302 pada 25 Maret 2026, didorong respons pasar… Read More

3 hours ago

Resmi Dilantik, Ini Harapan Regulator dan Bankir untuk Pimpinan Baru OJK

Poin Penting Pelantikan pejabat baru OJK disambut positif oleh regulator dan pelaku industri keuangan. BI… Read More

4 hours ago

Purbaya Suntik Lagi Dana Rp100 Triliun ke Perbankan, Begini Kata OJK

Poin Penting OJK mendukung penempatan dana pemerintah Rp100 triliun karena membantu likuiditas perbankan dan menekan… Read More

5 hours ago

Puncak Mudik 2026: Konsumsi Pertamax Melonjak 11,8 Persen, Ini Penyebabnya

Poin Penting Konsumsi Pertamax meningkat 11,8% pada H-1 Lebaran 2026 seiring lonjakan mobilitas mudik. BBM… Read More

5 hours ago

Purbaya Buka Suara soal Perpanjangan Batas Lapor SPT hingga Akhir April 2026

Poin Penting Pemerintah berencana memperpanjang batas pelaporan SPT Tahunan WP orang pribadi hingga akhir April… Read More

7 hours ago

Jurus BPJS Ketenagakerjaan Kejar Target 63,3 Juta Peserta di 2026

Poin Penting Target 63,3 juta pekerja terlindungi pada 2026, dicapai melalui strategi 3C: Coverage, Care,… Read More

8 hours ago