News Update

Resmi Tercatat, Sesi I Saham Pizza Hut Bertengger di Rp1.105

Jakarta – PT Sarimelati Kencana Tbk (Pizza Hut Indonesia) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat diperdagangkan, saham dengan kode “PZZA” hanya mampu naik tipis sebesar 0,91% ke level Rp1.110 dari harga penawaran umum Rp1.100.

Namun tak lama, saham emiten ke-16 di 2018 tersebut berbalik arah melemah 1,82 persen ke level Rp1.080. Harga saham PZZA melanjutkan proses pelemahan hingga ke level terendah Rp1.000.

Hingga sesi I perdagangan siang ini, saham PZZA akhirnya berhasil bangkit lagi dan tercatat naik, meski tipis di Rp1.105.

Baca juga: Pizza Hut Tawarkan Saham di Kisaran Rp1.100-Rp1.350

Direktur Pizza Hut Indonesia, Jeo Sasanto, mengatakan pada pelaksanaan IPO ini perseroan mencatatkan saham baru ke sebanyak 604.375.000 unit atau sebesar 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga penawran umum senilai Rp1.100 per saham.

“Sebesar 65 persen dana hasil IPO akan digunakan untuk peningkatan belanja modal (capex), baik pembukaan gerai baru maupun renovasi gerai Pizza Hut Restaurant (PHR) dan Pizza Hut Delivery (PHD),” papar Jeo di Jakarta, Rabu, 23 Mei 2018. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

4 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

9 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

9 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

9 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

9 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

9 hours ago