Resmi Melantai di Bursa, Saham Emiten Minuman Cap Tikus Naik 10%

Jakarta – PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER) sebagai emiten minuman produk Cap Tikus 1978 telah melangsungkan pencatatan sahamnya pada hari ini Jumat (6/1).

Berdasarkan statistik RTI Business, harga saham BEER dibuka meningkat 10% menjadi Rp260 per saham dari harga awal Rp220 atau naik Rp40 dan pada pukul 9:15 WIB harga saham BEER terpantau berada di level Rp242.

Harga saham BEER tercatat berada pada rentang Rp228 hingga Rp260 di level tertinggi dengan total frekuensi perdagangan 9.381 kali dan volume perdagangan 117,15 juta saham, serta nilai transaksi harian sebesar Rp28,44 miliar.

Dalam hal ini, Jobubu Jarum Minahasa menjadi perusahaan pertama asli dari Indonesia yang berhasil melakukan pencatatan saham perdananya dengan harga Rp220 per saham.

Mengutip keterangan resminya, Jumat (6/1/2023), Jobubu Jarum Minahasil memiliki beberapa produk, yakni Cap Tikus 1978, Daebak Soju, dan Daebak Sparks.

Dengan demikian, BEER yang pada awal 2023 melantai di BEI dan akan menyerap dana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) Rp176 miliar.

Adapun, produsen minuman tersebut akan
melepas paling banyak 800 juta saham baru dari portepel setara 20% sahamnya. Kemudian yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah UOB Kay Hian Sekuritas. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

PLN Catat Pertumbuhan SPKLU Sepanjang 44 Persen di 2025

Poin Penting PLN mencatat pertumbuhan SPKLU 44 persen sepanjang 2025, dengan total 4.655 unit yang… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Perkuat Ekosistem PMI dan Diaspora Lewat Mandiri Sahabatku 2026

Poin Penting Bank Mandiri mengakselerasi ekonomi kerakyatan PMI & diaspora melalui Mandiri Sahabatku 2026 yang… Read More

2 hours ago

Prabowo Sebut Kampung Haji di Makkah jadi Kehormatan bagi Indonesia

Poin Penting Prabowo menegaskan pembangunan Kampung Haji di Makkah merupakan kehormatan besar bagi Indonesia, karena… Read More

3 hours ago

BEI Ungkap 5 Saham Penyebab IHSG Turun Tajam Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 4,73 persen sepanjang periode 2-6 Februari 2026 dan ditutup di level… Read More

7 hours ago

Genjot Pertumbuhan Bisnis, Indospring (INDS) Perluas Ekspor ke Timur Tengah

Poin Penting Indospring membidik kawasan tersebut karena karakteristik pasar, khususnya dominasi truk Jepang, dinilai serupa… Read More

7 hours ago

BSN Fokus Dorong Ekosistem Perumahan Syariah, Developer Jadi Mitra Kunci Pertumbuhan

Poin Penting BSN menggelar Developer Gathering 2026 di empat kota sebagai langkah strategis menjadikan developer… Read More

8 hours ago