Resmi Melantai di Bursa, Citra Nusantara Gemilang Lepas 531 juta Lembar Saham ke Publik

Jakarta – PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS) pada hari ini (8/1) secara resmi telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas saham ke publik sebanyak 531.429.000 lembar bernilai nominal Rp50 per saham.

Besaran saham yang dilepas kepada publik tersebut melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) setara dengan 30 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Di mana, harga penawaran umum saham CGAS dibanderol Rp338 per saham atau berada di batas atas harga penawaran awal atau bookbuilding di sekitar Rp284-338 per saham.

Baca juga: Resmi Melantai di Bursa, Begini Pergerakan Harga Saham Asri Karya Lestari (ASLI)

Selain itu, Perseroan juga menerbitkan 265.714.500 Waran Seri I yang menyertai saham baru CGAS, dengan rasio 2:1. Sehingga, setiap pemegang dua saham baru berhak memperoleh satu waran, sementara itu setiap satu waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham CGAS.

Dengan harga pelaksanaan Rp306 per waran, maka Perseroan bisa meraih dana dari hasil pelaksanaan Waran Seri I maksimal Rp81,3 miliar.

Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho, mengatakan bahwa keputusan CGAS melakukan IPO menjadi langkah perseroan untuk meningkatan kapasitas pendanaan dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan dan menguatkan stabilitas keuangan.

“Sebesar 90 persen dari dana yang diperoleh dari aksi korporasi ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan sebagai dana belanja modal (capex) untuk membangun LNG station di Galian Field Tambun Zone 7 Regional 2, sedangkan sisanya akan dimanfaatkan untuk modal kerja,” ucap Andika dalam paparannya di Jakarta, 8 Januari 2023.

Baca juga: Harga Saham Bank Mandiri Cetak Rekor Tertinggi, Dongkrak Kapitalisasi Pasar ke Level Rp599,67 Triliun

Selanjutnya, pengembangan bisnis CGAS juga sejalan dengan program pemerintah terkait transisi energi yang memprioritaskan gas alam sebagai sumber energi dengan tingkat emisi yang lebih rendah dibanding bahan bakar minyak (BBM).

“Kehadiran CGAS pada BEI juga diharapkan dapat menyemarakkan perdagangan saham di BEI dan menjadi opsi yang menarik bagi para investor,” imbuhnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

12 mins ago

Meluruskan Penegakan Hukum Tipikor di Sektor Perbankan yang Sering “Bengkok”

Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More

4 hours ago

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

13 hours ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

13 hours ago

UMP 2026 Tuai Pro Kontra, Kadin Tekankan Pentingnya Jaga Daya Saing Indonesia

Poin Penting Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai penetapan UMP 2026 memiliki pro dan… Read More

14 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

14 hours ago