Resmi Melantai di Bursa, BREN Alami Oversubscribed hingga 135 Kali

Jakarta – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), sebagai salah satu perusahaan energi terbarukan terkemuka di Indonesia, secara resmi pada hari ini (9/10) mengumumkan Pencatatan Perdana Saham (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), di mana saham BREN mengalami oversubscribed sebesar 135,2 kali.

Dalam pencatatan perdana saham tersebut, BREN diketahui telah menawarkan sebanyak 4.015.000.000 saham baru dengan harga Rp780 per saham, dan akan meraup dana sebanyak Rp3,13 triliun.

Baca juga: Setelah Cetak Sejarah, BEI Masih Kantongi 28 Perusahaan Antre IPO

CEO Barito Renewables, Hendra Soetjipto Tan, mengatakan bahwa, IPO Barito Renewables akan membawa BREN tidak hanya terbatas pada industri geotermal, namun juga menuju ke teknologi terbarukan lainnya, dengan didukung oleh keunggulan operasional yang kuat.

“Kami berharap BREN akan menarik mitra, investor, dan bakat baru dalam upaya kami untuk membantu Indonesia mencapai target energi terbarukan dan menciptakan masa depan yang lebih cerah dan bersih,” ucap Hendra dalam sambutannya di Jakarta, 9 Oktober 2023.

Melalui IPO BREN tersebut, BREN memiliki rencana ekspansi strategis untuk memperluas wilayah operasi energi terbarukan perusahaan secara domestik maupun global, serta BREN juga memiliki misi yang kuat untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan melalui eksplorasi terhadap lebih banyak potensi energi terbarukan.

Baca juga: IHSG di Oktober Cenderung Menguat, Bank KBMI 4 jadi Penopang?

Adapun, BREN juga memiliki kinerja keuangan yang kuat dan operasional yang solid dengan rekam jejak ekspansi organik dan inorganik yang stabil, telah menghasilkan pertumbuhan keuangan dan profitabilitas yang baik, serta secara bersamaan telah menarik talenta, mitra, dan investor kelas dunia. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

1 hour ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

2 hours ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

2 hours ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

2 hours ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

3 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

5 hours ago