Ilustrasi: Seleksi sekolah kedinasan/istimewa
Jakarta – Hasil seleksi administrasi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) 2024 akan diumumkan pada hari ini, Rabu, 30 Oktober hingga Jumat, 1 November 2024.
Pengumuman ini menandai dimulainya seleksi administrai PPPK 2024 tahap pertama, sementara tahap kedua direncanakan pada November 2024.
Peserta yang berhasil lolos seleksi administrasi akan melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi berikutnya.
Baca juga: Seleksi PPPK 2024 Dibuka Hari Ini, Cek Tata Cara Pendaftaran, Syarat Registrasi dan Jadwal Seleksi
Seleksi administrasi PPPK 2024 tahap 1 berlangsung dari 1 hingga 20 Oktober 2024, khusus untuk pelamar prioritas, eks Tenaga Honorer Kategori II (THK II), dan tenaga non-ASN yang terdata di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Untuk mengetahui hasil seleksi administrasi, peserta bisa mengunjungi laman SSCASN atau langsung memeriksa pengumuman di situs instansi yang dituju.
1. Kunjungi situs sscasn.bkn.go.id.
2. Masuk dengan NIK dan password yang sudah didaftarkan.
3. Informasi mengenai lolos atau tidaknya seleksi administrasi akan muncul.
4. Jika lolos, akan tampil pesan: “Selamat! Anda lulus tahap administrasi berkas.”
Selain di SSCASN, instansi-instansi pemerintah seperti kementerian, badan, atau pemda yang terkait akan mengumumkan hasil seleksi administrasi PPPK 2024 di situs resmi mereka. File PDF pengumuman dapat diunduh mulai hari ini, Rabu, 30 Oktober hingga 1 November 2024.
Tahap I: Pengumuman Seleksi Administrasi 30 Oktober–1 November 2024, Masa Sanggah 2–4 November 2024, Penarikan Data Final 12–14 November 2024, Seleksi Kompetensi 2–19 Desember 2024, Pengumuman Hasil Kelulusan 24–31 Desember 2024, hingga Usul Penetapan NI PPPK pada 1–28 Februari 2025.
Tahap II: Pengumuman Seleksi 1–30 November 2024, Pendaftaran Seleksi 17 November–31 Desember 2024, Seleksi Administrasi 16 Desember 2024–3 Februari 2025, hingga Pengumuman Hasil Kelulusan pada 22–31 Mei 2025. (*)
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More
Poin Penting LPDP menyampaikan permintaan maaf atas polemik yang ditimbulkan alumni berinisial DS dan menilai… Read More