Jakarta – Perusahaan PT DEIT (Defend IT360) resmi memperkenalkan diri ke hadapan publik pada Kamis, 5 Desember 2024 di Midaz Senayan Golf, Jakarta.
Sudino Oei, CEO Defend IT360, mengungkapkan komitmen mereka untuk melindungi korporasi dari berbagai serangan siber, yang kini semakin marak terjadi di Indonesia. Dalam kesempatan ini, Sudiono mengatakan kalau pihaknya akan berperan sebagai “dokter” untuk di ranah digital.
“Peran kami mencerminkan peran seorang dokter. Kami mendiagnosis masalah melalui security check-up, menangani kerentanan dengan solusi yang disesuaikan, dan memantau sistem secara real-time untuk memastikan kesehatan digital yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Sudino, insiden keamanan siber di Indonesia meningkat hingga dua kali lipat selama setahun terakhir. Hingga 2024 ini, data yang Defend IT360 temukan menunjukkan, ada sekitar 403,99 juta anomali serangan siber di Tanah Air hingga pertengahan 2024 ini.
Baca juga: Warning! Keamanan Siber Indonesia Masih Rapuh
Baca juga: OJK Sebut 4 Elemen Ini Jadi Kunci Regulasi Keamanan Siber
Serangan ini membawa dampak signifikan bagi bisnis dan institusi. Dengan mengintegrasikan teknologi AI dan keahlian manusia, Defend IT360 hadir untuk memberikan solusi yang tidak hanya teknis tetapi juga relevan dengan kebutuhan spesifik industri.
“Banyak bisnis bingung memulai dari mana atau kesulitan memantau sistem mereka secara efektif. Defend IT360 memberikan solusi menyeluruh yang membuat klien dapat fokus pada pengembangan bisnis tanpa rasa khawatir,” kata Sudino.
Defend IT360 sendiri memiliki 3 pendekatan berbeda untuk melindungi pelanggan dari serangan siber. Diawali dengan diagnosis atau security check-up, dilanjutkan oleh perawatan atau security assistant, dan diakhiri pada pemantauan berkelanjutan atau security assistant.
Hadirnya Defend IT360 diharapkan mampu menyoroti pentingnya strategi keamanan siber yang proaktif dan komprehensif untuk mengurangi risiko dan mencegah potensi serangan di ranah digital. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More