Ilustrasi: Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet/istimewa
Jakarta – Presiden Joko Widodo kembali mengumumkan pergantian Menteri Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024. Pada Hari ini (15/06), Kepala Negara melantik dua Menteri dan tiga Wakil Menteri baru.
Di posisi Menteri, Zulkifli Hasan ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Muhammad Lutfi yang menjabat sebelumnya. Ini bukan pertama kalinya ia menduduki jabatan penting di pemerintahan. Sebelumnya, Zulkifli pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan Periode 2009 – 2014. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua dan Wakil Ketua MPR pada dua periode yang berbeda.
Presiden Jokowi juga memberikan amanat kepada Hadi Cahyanto sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) yang baru. Ia sebelumnya menjabat sebagai Panglima TNI sejak 2017 hingga 2020 dan Kepala Staf TNI AU pada 2017 hingga 2018.
Ada pula tiga wakil menteri yang ikut dilantik pada hari ini. Pertama adalah Wakil Menteri Dalam Negeri yang dijabat oleh John Wempi Wetipo. Kedua adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan dijabat oleh Afriansyah Noor. Ketiga Wakil Menteri ATR/BPN yang dijabat oleh Raja Juli Antoni.
Setelah acara pelantikan, beberapa ketua partai politik juga terlihat menghadiri acara. Beberapa diantaranya seperti Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar dan Muhammad Iskandar (Cak Imin), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa. Airlangga menyebut pertemuan ketum ini merupakan konsolidasi pemerintah dengan parpol untuk mendukung stabilitas politik.
“Ketua umum partai yang dibahas tentunya adalah konsolidasi politik terutama untuk menghadapi tantangan global ke depan. Hal ini bisa ditangani apabila secara politik stabil,” jelas Airlangga usai acara pelantikan kepada media massa. (*)
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More