RELI menggelar paparan publik secara online pada Senin,15 Desember 2025. (Foto: Tangkapan layar)
Poin Penting
Jakarta – PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) telah melaporkan kinerja keuangan positif hingga September 2025 dengan mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp9,47 miliar.
Presiden Direktur RELI, Akhabani, mengatakan bahwa capaian tersebut didorong oleh lini pendapatan usaha tercatat sebesar Rp24,48 miliar. Dari jumlah tersebut, pendapatan atas transaksi nasabah mencapai Rp11,05 miliar atau berkontribusi sekitar 45,15 persen.
Akhabani menambahkan raihan laba itu juga diikuti oleh pendapatan investasi dan lainnya sebesar Rp11,98 miliar, dan pendapatan IB sebesar Rp2,8 miliar.
Tentunya pencapaian itu juga didorong oleh pengembangan digitalisasi yang dilakukan oleh RELI untuk menjaga keberlanjutan (sustainability) perusahaan. Langkah digitalisasi itu meliputi layanan ReliPrioritas, platform online trading New Relitrade Mobile, hingga Relinvest Community.
“Inovasi pengembangan layanan yang dilakukan oleh RELI tersebut memberikan imbas positif terhadap kinerja perseroan dan mampu membuat RELI bertahan di tengah kondisi pasar yang cenderung berfluktuatif,” ucap Akhabani dalam paparannya dikutip, Selasa, 16 Desember 2025.
Akhabani juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian RELI hingga September 2025 dan menegaskan komitmen perseroan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi, baik nasabah Reliprioritas maupun nasabah reguler.
Dengan dukungan para nasabah loyal, RELI optimistis dapat terus menjaga eksistensinya di industri pasar modal ke depan.
Untuk menghadapi dinamika pasar modal ke depan, RELI telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain:
1. Meningkatkan pengembangan core business perseroan sebagai PPE dan PEE
2. Memperkuat sarana infrastruktur layanan dan sistem keamanan dari sisi front maupun back office untuk mendukung layanan digitalisasi dan mencegah terjadinya celah eksploitasi
3. Mengembangkan produk layanan yang sesuai dengan karakteristik dan profil risiko nasabah namun, tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian (prudent) dan manajemen risiko
4. Mencegah terjadinya kemungkinan trading error dan fraud dengan menerapkan fungsi pengawasan melalui penyesuaian SOP yang komprehensif dan adaptif sesuai standard ISO 9001:2015. “Tentunya perbaikan dan pengembangan hingga keamanan pada sistem internal maupun pada sejumlah platform aplikasi yang dimiliki RELI terus kami lakukan demi perbaikan dan memberikan nilai tambah kepada nasabah RELI ke depannya,” tutupnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Ekonom desak konsolidasi cepat OJK menyusul pengunduran diri beruntun petinggi agar roda organisasi… Read More
Poin Penting Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DK OJK tak lama setelah… Read More
Poin Penting Empat petinggi OJK mengundurkan diri dalam waktu berdekatan, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas dan… Read More
Generali Indonesia luncurkan GEN Prime Link, produk asuransi jiwa unit link atau PAYDI yang memiliki… Read More
Poin Penting Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara resmi mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari… Read More
Poin Penting Tiga pejabat kunci OJK kompak mundur di tengah tekanan pasar dan pelemahan tajam… Read More