Saat ini, Reliance Finance fokus mengelola bisnis pembiayaan perumahan (mortgage) dan lini bisnis terbaru joint financing, yaitu pembiayaan bersama dengan perusahaan pembiayaan lain dalam menyalurkan pembiayaan konsumen (kendaraan bermotor dan multiguna).
(Baca juga: Reliance Group Catat Pertumbuhan Pendapatan 10 Kali Lipat)
Per September 2016, piutang Reliance Finance bertumbuh 56% menjadi Rp400 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, seiring dengan lonjakan perolehan laba sebelum pajak (profit before tax) sebesar Rp10,6 miliar atau meningkat 64% year on year.
Reliance Finance meraih predikat “Sangat Bagus” kategori perusahaan pembiayaan beraset Rp100 miliar sampai di bawah Rp500 miliar dari Infobank dalam tiga tahun berturut-turut, 2013, 2014, dan 2015. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More
Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More
Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More
Poin Penting Kredit konsumen Bank Danamon tumbuh double digit di 2025, mencapai sekitar 12–15 persen,… Read More
Poin Penting BSN meluncurkan Bale Syariah by BSN sebagai mobile banking syariah terpadu untuk menjawab… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More