Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria menerima kenang-kenangan dari Wakil Pemimpin Redaksi Media Infobank, Karnoto Mohamad dalam acara BUMN Business Forum 2024, di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis, 3 Oktober 2024. (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria mengungkapkan peran krusial perusahaan BUMN dalam menumbuhkembangkan bisnis dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk yang bergerak di industri syariah.
Sebagai permulaan, Arif menganggap BUMN juga termasuk ke dalam ekosistem ekonomi syariah. Ekosistem ini berisikan sejumlah pemain dan kebijakan, yang menurut Arif, harus bersinergi, tidak bisa bergerak sendiri-sendiri.
“(Semua) ini harus berada dalam sebuah ekosistem. Tidak bisa industri halal itu parsial, kecil-kecil, sedikit-sedikit, dan tidak dalam sebuah ekosistem besar,” tegas Arif dalam sesi Academic View 2025: Masa Depan BUMN dan Keuangan Syariah di Era Pemerintahan Baru, Kamis, 3 Oktober 2024.
Baca juga: BUMN Business Forum 2024: Ini Dia 55 BUMN Terbaik Versi The Asian Post 2024
Di sini, terang Arif, ada peran BUMN sebagai salah satu penopang ekosistem. Menurut Arif, perusahaan BUMN berperan sebagai salah satu pemberi modal atau pembiayaan di dalam ekosistem ini.
Arif juga berujar, bahwa BUMN-BUMN ini juga berperan sebagai inkubator bagi bisnis atau UMKM. Maksudnya, mereka perlu mendukung usaha baru dalam sebuah korporasi, mulai dari pengembangan konsep hingga bisnis yang berfungsi penuh.
“(BUMN) berfungsi sebagai inkubator bagi bisnis UMKM. Ini saya kira hal yang sangat penting, termasuk inkubator bagi BPR/BPRS yang membutuhkan kualitas manajemen yang lebih unggul lagi,” tukasnya. (*) Mohammad Adrianto Sukarso
Poin Penting Pemerintah perpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun hingga September 2026 untuk menjaga likuiditas… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka melemah 0,20% ke level Rp16.835 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya… Read More
Poin Penting Bank INA optimistis mampu melampaui target pertumbuhan kredit 8–12 persen dari OJK dengan… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,36% ke level 8.425,94 dengan nilai transaksi Rp415,39 miliar dan… Read More
Poin Penting OJK siapkan penghapusan KBMI I dan mendorong bank bermodal inti Rp3 triliun–Rp6 triliun… Read More