Ilustrasi: Peredaran uang/istimewa
Jakarta – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengungkapkan tabungan dengan isi di bawah Rp100 juta pada Maret 2024 mengalami kenaikan dibanding bulan sebelumnya.
Dijelaskan Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, jumlah tabungan di bawah Rp100 juta pada Maret tumbuh 7,3 persen. Jumlah ini naik dibanding bulan sebelumnya (Februari) yang sebesar 5,17 persen. Kemudian, jika dibanding Maret 2023, juga tumbuh 3,1 persen.
“Ini kelihatannya kue perbaikan ekonomi mulai bisa dirasakan oleh masyarakat yang juga menggambarkan stabilitas ekonomi kita ke depan harusnya semakin kuat,” jelas Purbaya saat konferensi pers KSSK di Jakarta baru-baru ini.
Baca juga: Daya Beli Masih “Ngos-Ngosan”, Ada Fenomena “Makan Tabungan”, Lalu Siapa Jadi Menkeu?
Selain itu, menurut Purbaya, tabungan dengan nominal di atas Rp5 miliar juga meningkat hingga 9,14 persen di April 2024. Lonjakannya lebih tinggi dibandingkan bulan Februari 2024 yang tercatat sebesar 6,10 persen.
“Tabungan di atas Rp5 miliar itu tumbuh sebesar 9,14 persen, tumbuhnya jauh lebih cepat dibandingkan Februari yang 6,10 persen,” kata Purbaya.
Menurut Purbaya, kenaikan pertumbuhan tabungan tersebut makin mencerminkan pemerataan perbaikan ekonomi yang mulai dirasakan oleh masyarakat. Sehingga ke depannya stabilitas perekonomian diproyeksikan akan semakin kuat.
Baca juga: Pertumbuhan Tabungan di Bank Kian Susut, Bos BCA Ungkap Penyebabnya
Sebelumnya, Purbaya sempat mengatakan bahwa tabungan orang kaya dengan nominal di atas Rp5 miliar menunjukkan tren penurunan drastis, dari sekitar tumbuh 14-15 persen di akhir 2023 menjadi 3,51 persen di awal 2024. (*)
Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More
Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More
Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More
Poin Penting Menurut Direktur Utama BRI Hery Gunardi, likuiditas dan modal kuat perbankan kuat, dengan… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencatat kredit tumbuh 15,62% YoY menjadi Rp1.511,4 triliun dan laba bersih… Read More
Poin Penting E-retribusi resmi diterapkan di Terminal dan area manuver Gilimanuk dengan dukungan perangkat CSR… Read More