News Update

Rekam Jejak Viviana Dyah Ayu, Wadirut Baru BRI

Poin Penting

  • RUPSLB BBRI 17 Desember 2025 menetapkan Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Wakil Direktur Utama, melanjutkan agenda regenerasi kepemimpinan di BRI.
  • Bukan orang baru di BRI, Viviana memiliki rekam jejak panjang di internal, terakhir menjabat Direktur Keuangan BRI periode 2021–2025 dengan pengalaman kuat di pengelolaan anak usaha dan keuangan grup.
  • Latar belakang pendidikan dan pengalaman solid (MBA University of Rochester dan Sarjana IPB) menjadi modal Viviana untuk mendukung akselerasi transformasi BRI.

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) resmi menunjuk Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Wakil Direktur Utama (Wadirut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 17 Desember 2025.

Pengangkatan Viviana menandai kelanjutan regenerasi kepemimpinan di tubuh BRI. Sebelum dipercaya sebagai Wadirut, ia menjabat Direktur Keuangan BRI sejak 2021 hingga 2025.

Melansir laman perseroan, perempuan kelahiran Surakarta, 30 September 1978 ini bukan sosok baru di BRI. Ia telah meniti karier cukup panjang dengan berbagai posisi strategis. Pada 2017–2018, Viviana menjabat sebagai Assistant Vice President Equity Management. Kariernya berlanjut sebagai Vice President Desk Subsidiary Management pada 2018–2019.

Baca juga: Baru Sembilan Bulan, BRI Rombak Lagi Susunan Direksi, Ini Susunan Lengkapnya!

Selanjutnya, Viviana dipercaya mengemban peran yang lebih besar sebagai Executive Vice President Subsidiary Management sejak 2019.

Pengalaman mengelola anak usaha dan struktur keuangan grup inilah yang kemudian mengantarkannya ke kursi Direktur Keuangan, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Wadirut BRI.

Dari sisi latar belakang pendidikan, Viviana meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari University of Rochester, Amerika Serikat, serta Sarjana Peternakan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Jawa Barat.

Kombinasi pendidikan manajerial dan teknis tersebut menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya di industri perbankan.

Dengan rekam jejak panjang di internal perseroan dan pemahaman mendalam terhadap bisnis serta tata kelola keuangan, Viviana diharapkan mampu mendampingi direksi dalam mengakselerasi transformasi BRI sebagai bank universal, sekaligus memperkuat daya saing perseroan di tengah dinamika industri perbankan nasional.

Hasil RUPSLB BRI 17 Desember 2025

Selain Viviana, ada tiga direksi baru yang diangkat dalam RUPSLB BRI 17 Desember 2025. Mereka di antaranya Achmad Royadi diangkat untuk menempati posisi Direktur Finance & Strategy yang ditinggalkan Viviana.

Lalu, ada nama Aris Hartanto yang diangkat sebagai Direktur Consumer Banking menggantikan posisi sebelumnya, yakni Nancy Adistyasari.

Lalu, RUPSLB juga sepakat mengangkat Ety Yuniarti sebagai Direktur Manajemen Risiko menggantikan Mucharom, serta Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal & Compliance.

Baca juga: RUPS BRI Setujui Angkat Viviana Dyah Ayu sebagai Wadirut Gantikan Agus Noorsanto

Berikut Susunan Terbaru Dewan Komisaris dan Direksi Hasil RUPLSB BRI:

Dewan Komisaris:

  • Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo
  • Wakil Komisaris Utama/Independen: Parman Nataatmadja
  • Komisaris: Awan Nurmawan Nuh
  • Komisaris: Helvi Yuni Moraza
  • Komisaris Independen: Edi Susianto
  • Komisaris Independen: Lukmanul Khakim

Direksi

  • Direktur Utama : Hery Gunardi
  • Wakil Direktur Utama : V . Dyah Retno Kumalasari
  • Direktur Legal & Compliance : Mahdi Yusuf
  • Direktur Operations : Hakim Putratama
  • Direktur Corporate Banking : Riko Tasmaya
  • Direktur Network dan Retail Funding : Aquarius Rudianto
  • Direktur Treasury dan International Banking : Farida Thamrin
  • Direktur Micro : Akhmad Purwakajaya
  • Direktur Commercial Banking : Alexander Dippo Paris Y S
  • Direktur Consumer Banking : Aris Hartanto
  • Direktur Finance & Strategy : Achmad Royadi
  • Direktur Manajemen Risiko : Ety Yuniarti
  • Direktur Information Technology : Saladin Dharma Nugraha Effendi.

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

Defisit APBN Tembus 2,92 Persen, Airlangga: Masih Aman

Poin Penting Defisit APBN 2025 tercatat 2,92 persen dari PDB, melebar dari target 2,53 persen,… Read More

18 hours ago

Bank Muamalat Klarifikasi Isu Dana Nasabah Hilang, Ini Penjelasan Resminya

Poin Penting Bank Muamalat menegaskan isu dana nasabah hilang tidak benar, karena video viral terkait… Read More

18 hours ago

Utang Paylater Warga RI di Bank Tembus Rp26,20 Triliun per November 2025

Poin Penting Utang paylater perbankan mencapai Rp26,20 triliun per November 2025, tumbuh 20,34 persen (yoy)… Read More

18 hours ago

OJK Kini Punya Departemen UMKM dan Keuangan Syariah, Apa Tugasnya?

Poin Penting OJK membentuk Departemen Pengaturan dan Pengembangan UMKM dan Keuangan Syariah untuk mendorong pertumbuhan… Read More

19 hours ago

Profil dan Kekayaan Yaqut Cholil, Mantan Menag yang Kini Tersangka Kasus Kuota Haji

Poin Penting KPK menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan… Read More

19 hours ago

IHSG Ditutup Menguat di Level 8.936, HILL hingga APLN Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup menguat tipis sebesar 0,13 persen ke level 8.936,75, dengan transaksi mencapai… Read More

19 hours ago