News Update

Rekam Jejak Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR

Jakarta – Politikus sekaligus keponakan Presiden Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo memutuskan mundur dari jabatan “empuk” Anggota DPR RI. Keputusan mengejutkan ini diunggah melalui Instagram miliknya di akun @rahayusaraswati, Rabu, 10 September 2025.

“Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai Anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra,” kata Rahayu dalam postingannya.

Meski demikian, dirinya menegaskan masih mempunyai satu tugas akhir di parlemen terkait pembahasan rancangan undang-undang sebelum akhirnya benar-benar berhenti bertugas.

Di sisi lain, keputusan tersebut menarik perhatian publik lantaran perempuan yang akrab disapa Sara ini, belum genap satu tahun dilantik sebagai anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Fraksi Partai Gerindra.

Baca juga : Mundur dari DPR, Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo: Kesalahan Sepenuhnya Ada di Saya

Ia terpilih sebagai anggota DPR dari Daerah Pemilihan Jakarta III yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Silsilah Keluarga Rahayu Saraswati

Di luar dari karier politiknya yang berakhir di DPR, dirinya bukanlah “orang sembarang” di negeri ini. Sang Ayah, Hashim Djojohadikusumo merupakan pengusaha ulung sekaligus politikus Indonesia, yang merupakan adik dari Prabowo Subianto.

Sebagai bagian dari gen Djojohadikusumo, dirinya mempunyai pertalian darah dengan para tokoh penting di Tanah Air. Misalnya saja, kakek buyutnya – Raden Mas Margono Djojohadikusumo yang tak lain pendiri Bank Negara Indonesia (BNI).

Adapun sang kakek, Soemitro Djojohadikoesoemo dikenal sebagai tokoh kunci ekonomi dan pembangunan Indonesia. Bahkan, murid-muridnya banyak yang mentas menjadi menteri di era Soeharto seperti JB Sumarlin, Ali Wardhana serta Widjojo Nitisastro.

Profil Rahayu Saraswati

Lahir di Jakarta, 27 Januari 1986, perempuan berusia 39 tahun ini memiliki latar pendidikan mumpuni. Sara, mengawali pendidikan dasar (SD) di Tarakanita 2 pada 1992- lulus pada 1998.

Usai lulus SD di Jakarta, ia melanjutkan sekolah menengah pertama (SMP) di United World College, Singapura pada 1998-1999. 

Tak berhenti di Negeri Singa, dirinya mantap melanjutkan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) di College du Leman Swiss dari 1999-2003.

Baca juga : Segini Kekayaan Rahayu Saraswati, Keponakan Presiden Prabowo yang Mundur dari DPR

Kemudian, Sara melanjutkan pendidikan tinggi ke University of Virginia, Amerika Serikat. Namun, saat itu hanya mampu bertahan 2,5 tahun atau hingga 2005 sebelum akhirnya pindah ke London dan mengikuti kursus seni peran di The International School of Screen Acting pada 2006-2007.

Karier Politik

Sepak terjang karier politik Sara, dimulai dengan memasuki organisasi sayap Partai Gerindra (TUNAS). Kala itu, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan. Pada 2013, dirinya memasuki Partai Gerindra. Setahun kemudian, atau 2014, ia mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

Pertarungan politik Sara dimulai pada ketika menjadi calon legislatif DPR RI 2014  pada Dapil IV Jawa Tengah yang meliputi Sragen, Karanganyar dan Wonogiri, ia terpilih dengan mengantongi 47.452 suara. 

Ia menjabat pada Komisi VIII DPR RI yang membidangi Agama, Sosial dan Pemberdayaan Perempuan pada masa kerja 2014 – 2019.

Lalu, pada Pemilu 2024, ia kembali mencalonkan diri dan berhasil lolos ke Senayan dari Dapil DKI Jakarta III. Sara dipercaya menjadi Wakil Ketua Komisi VII DPR yang membidangi energi, riset, teknologi, hingga lingkungan hidup. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Purbaya Tanggapi Investigasi Dagang AS: Surplus Indonesia Hal Wajar

Poin Penting Menkeu Purbaya menilai investigasi perdagangan AS terhadap Indonesia merupakan hal biasa dalam dinamika… Read More

13 mins ago

Konflik Timur Tengah Picu Kekhawatiran Energi, Pengamat Minta Publik Tak Panic Buying BBM

Poin Penting Pengamat menilai ketahanan energi Indonesia cukup kuat menghadapi gejolak geopolitik di Timur Tengah.… Read More

23 mins ago

Transaksi Emas KTA iB Multiguna Dorong Pertumbuhan Bisnis Syariah Permata Bank

Poin Penting Minat masyarakat terhadap investasi emas meningkat dan turut mendorong pertumbuhan bisnis Unit Usaha… Read More

41 mins ago

Soal Defisit APBN di Atas 3 Persen, Purbaya Masih Hitung Dampaknya

Poin Penting Purbaya menyatakan pemerintah masih mengkaji kemungkinan pelebaran defisit APBN di atas 3 persen… Read More

42 mins ago

Pemerintah Tarik Utang Baru Rp185,3 Triliun di Februari 2026

Poin Penting Utang baru Rp185,3 triliun telah ditarik pemerintah hingga Februari 2026, setara 22,3 persen… Read More

49 mins ago

OJK: Pelemahan Rupiah Tak Banyak Berdampak ke Neraca Bank

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menilai pelemahan rupiah minim dampak ke neraca bank, PDN hanya… Read More

1 hour ago