Jakarta – Kasus mafia buka akses pemblokiran judi online yang melibatkan pegawai Komunikasi dan Digital (Komdigi) memasuki babak baru. Polda Metro Jaya baru saja mengonfirmasi sejumlah tersangka dalam kasus ini, salah satunya adalah Alwin Jabarti Kiemas (AJ).
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra menjelaskan, Alwin berperan memverifikasi situs judi online agar tidak terblokir oleh pemerintah.
“Benar,” kata Wira saat ditanya soal keterlibatan Alwin dalam pusaran kasus judi online dikutip Selasa, 26 November 2024.
Baca juga: Rp981 Triliun Uang Judi Online Mengalir ke Luar Negeri, Komdigi Lakukan Ini
Sebelum tersandung kasus mafia buka akses pemblokiran judi online, Alwin dikenal sebagai sosok yang sukses di dunia digital.
Alwin mengawali karier di dunia perbankan. Pada 2007, Alwin bergabung dengan HSBC. Kala itu, dia menjabat sebagai assistant manager credit card. Hanya berlangsung satu tahun, Alwin memilih hijrah ke bank lain.
Alwin memilih bergabung dengan Citibank. Selama delapan tahun, Alwin berkarier di bank asal Amerika Serikat (AS) tersebut. Sejumlah jabatan penting pun pernah diembannya, salah satunya vice president risk tresury institutional clients group.
Pada 2016, Alwin memutuskan untuk keluar’ dari dunia perbankan. Dia memilih merintis usaha sendiri.
Perusahaan pertama yang didirikannya adalah BalitaKita.com, pada 2014. BalitaKita merupakan sebuah marketplace yang menjual barang-barang perlengkapan bayi dan balita.
Selang lima tahun kemudian, Alwin kembali mendirikan perusahaan bernama PT Veri Jelas (Verijelas) pada 2019. Verijelas adalah perusahaan digital yang menawarkan jasa verifikasi biometrik.
Satu tahun setelah mendirikan Verijelas, Alwin kembali mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang digital, yaitu TekenAja, perusahaan yang menyediakan layanan tanda tangan digital.
Baca juga: Begini Sinergi Pemerintah dan Swasta Perangi Judi Online
Sejak berdiri pada 2020, perusahaan TekenAja telah bekerja sama dengan sejumlah lembaga pemerintahan dan BUMN. Sejumlah lembaga negara dan BUMN yang bekerja sama dengan TekenAja adalah Direktorat Jenderal Pajak (DJP), BNI, Telkomsigma, Askrindo Insurance, dan Komdigi (dulu Kominfo).
Di perusahaan tersebut, Alwin menggandeng Aidil Cendramata, mantan Direktur Keamanan Informasi Kominfo, untuk bekerja sebagai CISO di TekenAja. (*)
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More