Categories: Keuangan

ReIndo Bisa Cegah 40% Premi Reasuransi Terbang Ke Luar Negeri

Nusa Dua– PT Reasuransi Indonesia Utama  diperkirakan bisa menyerap premi reasuransi sekitar 40% dari premi reasuransi yang biasanya direasuransikan ke luar negeri. Presiden Direktur Reasuransi Indonesia Utama, Frans Y Sahusilawane mengatakan, perusahaannya masih memiliki ekuitas yang cukup untuk dapat menahan 40% premi reasuransi di dalam negeri dari Rp25 triliun yang diasumsikan terbang ke perusahan reasuransi di luar negeri tahun depan.

” Kita asumsikan premi yang keluar negeri tahun depan Rp25 triliun. Tahun 2013 lalu Rp20 triliun, tahun 2014 yang keluar Rp22 triliun atau naik sekitar 10% tiap tahunnya. Nah dengan POJK itu kan  kalau bicara tahun ini bisa 20%, tahun kedua bisa 40%,” kata Frans di Bali.

Meski gagal mendapatkan suntikan dana Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun depan, Frans meyakini ekuitasnya masih sangat memenuhi untuk mendukung kapasitasnya. Pasalnya ekuitas konsolidasi Indonesia Re telah mencapai Rp 2,3 triliun termasuk dengan mandatory convertible bond (MCB) dari tiga BUMN sebesar Rp 900 miliar. Dengan ekuitas tersebut, Perseroan memiliki kapasitas hingga Rp6,5 triliun sehingga belum membutuhkan suntikan modal negara lagi. (*) Ria Martati

Apriyani

View Comments

  • Yth Redaksi Infobanknews.com : Kami ingin menkoreksi isi berita diatas yang mana ReINDO itu adalah PT Reasuransi Internasional Indonesia
    Sedangkan Bapak Frans Y Sahusilawane adalah Direktu PT Reasuransi Indonesia Utama . Sedangkan Direktur ReINDO adalah Bapak Adi Pramana
    mohon isi berita dapat diperbaiki

    Terima kasih
    PR & CSR Unit Head
    Rinalvi Chaniago

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

8 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

13 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

14 hours ago