News Update

REI: Relaksasi LTV Dongkrak Industri Properti Hingga 10%

Jakarta – Real Estat Indonesia (REI) menilai kebijakan relaksasi Loan to Value (LTV) milik Bank Indonesia (BI) dapat mendorong pertumbuhan penjualan industri properti sebesar 10%.

Ketua Umum REI Soelaeman Soemawinata menyatakan, pelonggaran LTV akan berdampak dalam satu tahun ke depan.

“Kita optimis tumbuh 10% dalam setahun setelah kebijakan ini berjalan. Tapi kan industri properti enggak bisa ditebak,  psikologis juga terpengaruh,” kata Soelaeman setelah menghadiri acara Seminar Infobank “Prospek Bisnis Mortgage Setelah Relaksasi LTV: Bagaimana Developer dan Bank Mengambil Peluang?” di Shangri-La Hotel Jakarta, Kamis 12 Juli 2018.

Dirinya menyebut, pelaku industri saat ini menyambut baik keputusan bank sentral tersebut. Soelaeman menjelaskan, kebijakan pelonggaran LTV akan menjadi nutrisi bagi industri properti yang tengah melesu.

Tak hanya itu, nantinya dengan memanfaatkan kebijakan tersebut, pelaku industri properti dapat mulai merancang produknya agar diminati konsumen tanpa ada batas ruang KPR bagi rumah pertama.

“Jadi berharap ini adalah salah satu titik dimana properti bisa mulai pergerakannya positif. Itu kita sambut baik tapi tentu hal lain kita juga butuhkan agar lebih baik,” tukas Soelaeman.

Sebagai informasi, Bank Indonesia (BI) telah menetapkan kebijakan relaksasi aturan rasio kredit terhadap agunan atau Loan to Value (LTV) yang akan mulai diterapkan pada Agustus 2018. Nantinya untuk rasio LTV Fasilitas Kredit (FK) pertama tidak diatur lagi dan untuk Fasilitas Kredit dua dan seterusnya LTV dikisaran 80% sampai dengan 90%. (*)

Suheriadi

Recent Posts

BEI Bekukan 38 Saham yang Tak Penuhi Aturan Free Float, Ini Daftarnya!

Poin Penting BEI lakukan suspensi sementara perdagangan efek terhadap emiten yang belum memenuhi ketentuan free… Read More

18 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Ambruk 5,31 Persen ke Level 7.887

Poin Penting IHSG babak belur di sesi I, anjlok 5,31 persen ke level 7.887,16, seiring… Read More

31 mins ago

Indonesia Alami Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026

Poin Penting Januari 2026 terjadi deflasi 0,15 persen (mtm), dengan IHK turun menjadi 109,75, berbalik… Read More

49 mins ago

Neraca Perdagangan RI Surplus USD2,51 Miliar di Akhir 2025

Poin Penting Neraca perdagangan Indonesia Desember 2025 mencatat surplus USD2,51 miliar, memperpanjang rekor surplus menjadi… Read More

1 hour ago

BPS Catat Impor RI Naik 2,83 Persen Jadi USD241,86 Miliar Sepanjang 2025

Poin Penting BPS mencatat impor Indonesia Januari-Desember 2025 naik 2,83% menjadi USD241,86 miliar. Impor barang… Read More

2 hours ago

Reformasi Pasar Modal RI Dapat Dukungan AEI, Ini Harapannya

Poin Penting AEI mendukung penuh agenda reformasi pasar modal pemerintah untuk memperkuat struktur, kredibilitas, dan… Read More

2 hours ago