News Update

Regulasi Startup Diperlukan untuk Melindungi Konsumen

Jakarta–Pengamat Ekonomi Faisal Basri menilai, saat ini pemerintah harus memperhatikan keberadaan startup nasional. Untuk itu, saat ini diperlukan regulasi guna menunjang kinerja industri startup nasional yang tentunya terkait erat dengan sisi perlindungan konsumen.

“Saat ini memang perlu adanya regulasi, namun jangan perlu ada kementerian baru. Pasalnya, fintech semakin tidak diatur semakin lincah. Jadi roadmap tujuannya bukan ngatur tapi bagaimana negara hadir untuk majukan digital ekonomi,” ungkap Faisal saat ditemui di Menara Bank Central Asia (BCA), Rabu, 13 September 2017.

Dirinya juga menyebut, pada masa mendatang persaingan pelaku startup akan semakin ketat. Banyaknya pelaku usaha rintisan (startup) baru yang bermunculan akan menguntungkan konsumen dalam memilih platform startup mana yang lebih kredibel.

Faisal juga menyebut, bila para pelaku startup tidak melakukan pembaruan secara berkala maka tak menutup kemungkinan mereka akan gulung tikar. Dirinya menambahkan, hal tersebut juga bisa saja dialami oleh platform startup berbasis financial technology (fintech) semacam Gojek dan Uber yang sedang laku keras pada masa ini .

“Nanti yang namanya Gojek dan Uber juga bisa mati, karena data sudah tersedia dan akan di-sharing mana yang kredibel dan tidak kredibel,” ujar Faisal.

Seperti diketahui, potensi perusahaan berbasis teknologi termasuk di dalamnya adalah fintech, pun e-commerce pada saat ini memang berkembang pesat. Potensi ekonomi digital ini diproyeksi bisa mencapai USD130 miliar pada 2019. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

Harga Emas Fluktuatif, Bank Mega Syariah Dorong Nasabah Optimalkan Strategi “Buy the Dip”

Poin Penting Harga emas global bergerak fluktuatif dipengaruhi faktor ekonomi, inflasi, suku bunga, dan geopolitik… Read More

7 hours ago

60 Siswa Sakit Diduga akibat MBG, BGN Minta Maaf dan Suspend SPPG Pondok Kelapa

Poin Penting BGN meminta maaf atas insiden keamanan pangan dalam program MBG di SPPG Pondok… Read More

12 hours ago

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

15 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

20 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

20 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

22 hours ago