Categories: Nasional

Reformasi Fiskal Harus Ciptakan Pemerataan

Jakarta–Kementerian Keuangan menggelar seminar internasional “Fiscal Reform to Support and Equitable Growth Striking the Right Balance” pads 10-11 November 2015 di Nusa Dua, Bali. Melalui acara tersebut, peran reformasi fiskal harus menciptakan pemerataan ekonomi. Selain itu juga untuk mengejar pertumbuhan ekonomi.

Pelaksana Tugas Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Suahasil Nazara mengatakan, akan mencari reformasi fiskal yang bisa dorong pertumbuhan, namun sisi lain dapat mengurangi ketidakseimbangan. “Pemerintah memprioritaskan peningkatan alokasi anggaran untuk sektor pendidikan, layanan kesehatan, dan subsidi energi yang tepat sasaran,”ujarnya.

Infrastruktur juga menjadi sektor lainnya yang dibidik untuk menopang pemerataan. Khususnya infrastruktur dasar di daerah luar Pulau Jawa. Pemerataan juga perlu didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang harus mengedepankan peningkatan produktifitas masyarakat, agar setiap lapisan masyarakat merasakannya.

Suahasil menambahkan, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, alokasi anggaran negara telah diprioritaskan untuk belanja produktif dari tahun-tahun anggaran sebelumnya, ketika saat itu anggaran tidak efisien karena digunakan untuk belanja konsumtif seperti subsidi yang tidak tepat sasaran.

Prioritas untuk belanja pembangunan ditujukan pada infrastruktur agar mendukung kegiatan perekonomian dari seluruh lapisan masyarakat. Dalam APBN 2016, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk infrastruktur sebesar Rp313,4 triliun.

Ia juga menambahkan sulit bagi pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi dan memperkecil kesenjangan masyarakat. “Di dunia masih ada perdebatan apakah pertumbuhan itu bisa sejalan dengan pemerataan,” kata Suahasil.(*) Pujo Wibowo

Apriyani

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

1 hour ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

1 hour ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

2 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

3 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

3 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

4 hours ago