Realisasi Penerimaan Pajak Hingga Mei 2018 Capai Rp538,8 Triliun
Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penerimaan negara melalui perpajakan hingga 31 Mei 2018 sebesar Rp 538,8 triliun, angka tersebut terlihat tumbuh 14,6 persen secara year on year (yoy).
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat menggelar Konferensi Pers mengenai APBN Kita di kantor Kemenkeu. Dirinya juga menyebut bahwa angka penerimaan pajak pada Mei tahun ini jauh lebih baik bila dibandingkan dengan tahun lalu.
“Untuk perpajakan realisasi sampai 31 Mei 2018 mencapai Rp538,8 triliun atau 33,3% dari target. Bila dibandingkan tahun lalu realisasi tahun ini lebih baik, karena pada tahun 2017 hanya mencapai 31,9% atau Rp470,3 triliun,” jelas Sri Mulyani di Jakarta, Senin 25 Juni 2018.
Baca juga: Perry Warjiyo: Pajak Capital Outflow Bukan Instrumen BI
Sementara pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) realisasi sampai akhir Mei 2018 juga menunjukan perbaikan signifikan. Pada akhir Mei terkumpul Rp145 triliun atau mencapai 52,6% dari total target. Angka tersebut lebih tinggi dari tahun lalu yang hanya Rp123,5 triliun atau 47,5%.
Pada sisi lain untuk anggaran belanja negara, pihaknya mencatat belanja Kementerian dan Lembaga (K/L) menyentuh angka Rp231,5 triliun atau 27,3% dari total belanja anggaran 2018. Capaian ini lebih baik dibandingkan tahun lalu hanya belanja Rp193 triliun atau 24,2%. Sementara untuk belanja non K/L tercatat telah mencapai Rp226 triliun.
Pihaknya mengaku akan terus menjaga dan berkomitmen untuk terus menerapkan konsep kehati-hatian dalam menerapkan kebijakan tersebut guna terus mempertahankan daya beli masyarakat di tingkat stabil.(*)
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More