Berdasarkan sebarannya, realisasi investasi terbesar masih di Pulau Jawa yang mencapai 55,7% dari total investasi, sementara luar Jawa mencapai 44,3%. Ria Martati
Jakarta–Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi proyek penanaman modal pada triwulan II (April-Juni) tahun ini mencapai Rp135,1 triliun. Angka itu tumbuh 16,3% dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp116,2 triliun.
“Peningkatan realisasi penanaman modal PMA dan PMDN yang cukup konsisten ini sejalan dengan survei index persepsi investor oleh Roy Morgan, yang menempatkan Indonesia pada posisi tertinggi, yaitu menjadi negara tujuan investasi paling menarik dari kacamata investor dalam dan luar negeri,” ujar Kepala BKPM Franky Sibarani dalam keterangan persnya di Jakarta, Senin, 27 Juli 2015.
Pertumbuhan realisasi investasi terbesar dari Penanaman Modal Asing (PMA) yang tumbuh 68,2 % dengan jumlah realisasi investasi sebesar Rp92,2 triliun. Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tumbuh 31,8% dengan nilai Rp42,9 triliun.
Sementara secara kumulatif realisasi investasi proyek penanaman modal pada Semesterr I (Januari-Juni) adalah sebesar Rp259,7 triliun meningkat 16,6% dibandingkan semester I 2014. Berasal dari realisasi investasi PMDN sebesar Rp85,5 triliun yang tumbuh 32,9% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara realisasi PMA mencapai Rp174,2 triliun, angka itu tumbuh 67,1% dibanding periode yang sama tahun lalu. (*)
@ria_martati
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 36.000 bata interlock presisi untuk pembangunan… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More