“2016 sentimen investasi domestik membaik membuat lonjakan cukup besar domestik,” kata Thomas diKantor BKPM Jakarta, Rabu 25 Januari 2017.
Dia mengatakan, meningkatnya realisasi investasi karena naiknya kepercayaan investor pada reformasi ekonomi. Terlebih kondisi 2016 berbeda dengan tahun 2015. Pasalnya, sejumlah perisitiwa terjadi sehingga mempengaruhi minat investasi.
(Baca juga: ISEI Minta Pemerintah Jaga Iklim Investasi Tetap Kondusif)
“Bahwa kalangan investor apresiasi semangat reformasi Jokowi-JK. Seperti saya uraikan sentimen investor sedang tinggi-tingginya kita harus jaga pas lagi bagus, malah kempes. Jadi kami tim ekonomi kabinet menjaga momentum positif dan menjaga sentimen investor,” jelas dia. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting BCA menambah jaringan dari 1.242 cabang (2021) menjadi 1.270 cabang (Desember 2025) BCA… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More