“2016 sentimen investasi domestik membaik membuat lonjakan cukup besar domestik,” kata Thomas diKantor BKPM Jakarta, Rabu 25 Januari 2017.
Dia mengatakan, meningkatnya realisasi investasi karena naiknya kepercayaan investor pada reformasi ekonomi. Terlebih kondisi 2016 berbeda dengan tahun 2015. Pasalnya, sejumlah perisitiwa terjadi sehingga mempengaruhi minat investasi.
(Baca juga: ISEI Minta Pemerintah Jaga Iklim Investasi Tetap Kondusif)
“Bahwa kalangan investor apresiasi semangat reformasi Jokowi-JK. Seperti saya uraikan sentimen investor sedang tinggi-tingginya kita harus jaga pas lagi bagus, malah kempes. Jadi kami tim ekonomi kabinet menjaga momentum positif dan menjaga sentimen investor,” jelas dia. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menjadi 4,7 persen dari 4,8… Read More
Grab resmi memperkenalkan 13 fitur berbasis kecerdasan buatan dalam ajang tahunan GrabX 2026.Peluncuran GrabX 2026… Read More
Poin Penting Temuan PBB menyebutkan peluru yang menewaskan prajurit TNI pada 29 Maret ditembakkan dari… Read More
Poin Penting BI mencatat DPK valas Februari 2026 sebesar Rp1.367,2 triliun, relatif stabil dibanding Januari,… Read More
Poin Penting World Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia melambat menjadi 4,7 persen pada 2026, turun… Read More
Poin Penting: Para pakar meminta RUU Perampasan Aset dibatasi untuk kejahatan serius dan fokus pada… Read More