Jakarta–PT Steel Pipe Industry Indonesia Tbk (Spindo) menyatakan hingga saat ini telah menyerap dana belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar 20% dari anggaran tahun ini sebesar USD6 juta.
Wakil Drektur Utama Spindo Tedja Sukmana Hudianto mengatakan, tahun ini sendiri perseroan mengalokasikan dana sebesar USD30 juta untuk belanja modal.
“Capex tahun ini ada perubahan terutama rencana investasi besar, karena sedikit melambat, rencana pipa besar kita tunda,” ucapnya, di Jakarta, Kemarin.
Menurut Tedja, capex tahun ini digunakan perseroan untuk membiayai pembangunan gudang, peningkatan kapasitas mesin berdiameter kecil, serta pengembangan lahan di Gresik, Jawa Timur.
Pada kesempatan ini, ia juga menuturkan bahwa perseroan menargetkan penjualan sebesar Rp4 triliun pada tahun 2016, dengan laba bersih sebesar Rp250 miliar.
“Target tahun ini sedikit berubah, karena ada perubahan seperti kurs Rupiah. Tahun ini jadi Rp4 triliun untuk pendapatan, dan laba Rp250 miliar. Tapi kita terus pantau perkembangannya, mudah-mudahan Rupiah stabil,” tuturnya. (*) Dwitya Putra
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal Donald Trump, pemerintah Indonesia mencermati dampaknya… Read More
Poin Penting PT Bank KB Indonesia Tbk menggandeng PT BNI Asset Management memasarkan reksa dana… Read More
Poin Penting Kamar Dagang dan Industri Indonesia teken MoA dengan US-ASEAN Business Council untuk perluas… Read More
Poin Penting Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan tarif resiprokal global Donald Trump karena dinilai melanggar… Read More