Ilustrasi - Dapur MBG. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencata realisasi anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir Desember 2025 mencapai Rp51,5 triliun.
Angka tersebut setara dengan 72,5 persen dari alokasi anggaran dari APBN yang sebesar Rp71 triliun di tahun 2025. Artinya masih terdapat 27,5 persen atau Rp19,5 triliun lagi anggaran yang belum diserap.
“Realisasi anggaran (Makan Bergizi Gratis) per 31 Desember 2025 sebesar Rp51,5 triliun,” kata Thomas Djiwandono, Wakil Menteri Keuangan dalam APBN Kita dikutip, Senin, 12 Januari 2026.
Baca juga: Viral MBG Pakai Kantong Plastik, Ini Klarifikasi SPPG dan Penegasan SOP BGN
Dari total realisasi aggaran itu, Thomas menjelaskan, manfaat yang langsung diterima masyarakat untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil/menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia sebesar Rp43,3 triliun.
Sementara, data per 7 Januari 2026, penerima manfaat MBG telah mencpai 56,13 juta penerima dari target 82,9 juta yang berada di 38 provinsi.
Baca juga: 19 Ribu Lebih Dapur MBG Ditargetkan Beroperasi Mulai 8 Januari, Jangkau 55 Juta Penerima
Thomas menyebut, program MBG ini sudah dilaksanakan oleh 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang menyerap sebanyak 789.319 pekerja.
“Program Makan bergizi Gratis per 7 Januari 2026, sudah 56,13 juta penerima di 38 provinsi, dimana sudah ada 19.343 SPPG yang memperkerjakan 789.319 pekerja,” imbuhnya. (*)
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More