Moneter dan Fiskal

Realisasi Anggaran Belanja K/L Awal Oktober 2025 Capai Rp815 Triliun

Poin Penting

  • Realisasi belanja K/L capai Rp815 triliun atau 55 persen dari pagu anggaran 2025 hingga awal Oktober.
  • Belanja terbesar dialokasikan untuk pegawai (77 persen), bansos (72 persen), serta belanja barang dan modal sekitar 45 persen.
  • Sekitar 38 persen anggaran K/L masih akan direalisasikan di kuartal IV, mengikuti pola belanja akhir tahun.

Jakarta – Kementerian Keuangan mencatat realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) hingga awal Oktober 2025 telah mencapai Rp815 triliun atau 55 persen dari pagu anggaran 2025.

“Di mana yang belanja K/L itu ada sekitar 55 persen. Dari anggaran tersebut kalau dilihat angkanya kita udah bisa belanjakan sekitar Rp815 triliun dari anggaran kita,” kata Astera Primanto, Dirjen Perbendaharaan dalam media briefing, Jumat, 3 Oktober 2025.

Astera menjelaskan, anggaran tersebut mayoritas digunakan untuk belanja pegawai sebesar 77 persen. Kemudian, belanja bantuan sosial (bansos) 72 persen, serta barang dan modal di kisaran 45 persen.

Baca juga: Purbaya Bakal Pantau Penyerapan Anggaran MBG hingga Akhir Oktober 2025
Baca juga: Realisasi Anggaran Sekolah Rakyat Tembus Rp788,7 Miliar

“Jadi di sini ada berbagai jenis belanja. Yang paling banyak adalah belanja pegawai, kita udah belanjakan 77 persen. Ada belanja bansos 72 persen. Dan yang lainnya barang dan modal yang kisarannya sekitar 45 persenan,” ungkapnya.

Astera pun mengakui pemerintah masih memiliki pekerjaan rumah untuk membelanjakan sisa pagu anggaran hingga akhir tahun ini.

Dia menjelaskan berdasarkan siklus belanja, maka sekitar 38 persen anggaran K/L direalisasikan di kuartal IV atau tiga bulan terakhir penghabisan tahun.

“Kalau kita lihat dari siklus anggaran ya itu sekitar 38 persen daripada anggaran. Itu biasanya dibelanjakan di tiga bulan terakhir ya. Mulai dari Oktober, November, Desember. Ini biasanya sekitar 38 persen,” imbuhnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

3 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

4 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

5 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

6 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

6 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

6 hours ago