asuransi astra_garda oto digital
Jakarta — Utamakan layanan kepada para pelanggannya, PT Asuransi Astra luncurkan platform baru dalam memasarkan produknya. Menurut direksi perusahaan, peluncuran Garda Oto Digital ini sekaligus untuk merayakan ulang tahun ke-61.
Rudy Chen, Presiden Direktur Asuransi Astra, mengatakan, peluncuran platform digital ini adalah bentuk inovasi yang terus dilakukan perusahaan. Menurutnya, layanan baru ini adalah pengembangan produk yang menyesuaikan tren peminatan dari para pelanggan.
“Ini adalah layanan terbaru dari kami. Kami juga meluncurkan dua aplikasi baru lainnya. Aplikasi ini merupakan versi terbaru dari yang sebelumnya, medcare dan otocare,” jelasnya pda launching layanan Garda Oto Digital di Lotte Shopping Avenue, Jakarta (12/10).
Dia melanjutkan, peluncuran layanan dan aplikasi terbaru ini juga menyesuaikan dengan tingginya pengguna internet di Tanah Air, terutama di Jakarta. Untuk itu, layanan Garda Oto Digital baru dikenalkan di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Masih menurut Rudy, perluasan layanan melalui kanal digital yang baru menyasar wilayah DKI Jakarta karena menyesuaikan perilaku nasabahnya. Tingkat kepadatan lalulintas yang tinggi membuat nasabah enggan untuk datang langsung ke bengkel atau Garda Center.
Baca juga : Kekuatan PR Jadikan Asuransi Astra Sebagai Asuransi Pilihan
Meski demikian, Rudy meyakinkan bahwa layanan digital yang disasar melalui Garda Oto Digital ini akan diperluas di beberapa kota besar lainnya seperti Medan dan Surabaya.
“Kostumer di Jakarta banyak yang tidak mau beranjak dari satu tempat ke tempat lain. Makanya kami luncurkan Garda Oto Digital. Ini adalah wadah penjualan produk digital yang dimiliki perusahaan. Semua transaksi bisa dilakukan di mana saja dan kami yang akan datang untuk survey. Selain beli, claim juga bisa dilakukan di kanal berbasis web ini,” sambungnya.
Suparno Djasmin, Presiden Komisaris Asuransi Astra, menambahkan, bahwa penetrasi layanan digital ini baru akan dirasakan dalam beberapa tahun ke depan. Saat ini, layanan yang baru diluncurkan ini memang belum memberikan kontribusi ke perusahaan.
“Layanan ini hanya fokus kepada kostumer ritel. Ke depannya, kontribusi dari layanan ini terhadap pendapatan premi akan mencapai 10-15 persen,” pungkasnya.(*) Indra Haryono
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More
Poin Penting Bank Ayandeh bangkrut pada akhir 2025, meninggalkan kerugian hampir USD5 miliar akibat kredit… Read More
Poin Penting INDS memperkuat produktivitas dan efisiensi melalui pembelian aset operasional dari entitas anak senilai… Read More
Poin Penting KB Bank salurkan kredit sindikasi USD95,92 juta untuk mendukung pengembangan PT Petro Oxo… Read More