Ilustrasi keamanan siber. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk mempersenjatai sistem keamanan berlapis pada layanan digital bisnisnya, OCTO Biz. Hal ini, seiring melonjaknya risiko kejahatan siber di sektor perbankan.
Direktur Business Banking CIMB Niaga, Rusly Johannes, mengatakan bahwa OCTO Biz telah dibekali dengan sistem perlindungan berlapis untuk menjaga keamanan transaksi nasabah.
Salah satu fitur utama yang diterapkan adalah fraud detection system yang mampu mendeteksi aktivitas tidak wajar, baik saat proses login maupun ketika transaksi berlangsung.
Sistem tersebut akan memberikan peringatan (alert) apabila ditemukan aktivitas login yang tidak biasa, seperti akun yang lama tidak aktif namun tiba-tiba kembali digunakan.
“Jadi sebelum login, nasabah yang tidak pernah login setelah sekian lama biasanya ada alert-nya. Nah, kita biasanya akan konformasi ke nasabah,” ujarnya, di Jakarta, Senin, 6 April 2026.
Baca juga: CIMB Niaga Syariah Perluas Cabang Digital, Perkuat Strategi Hybrid Banking
Selain itu, sistem ini juga mampu mengenali pola transaksi nasabah. Apabila terjadi penyimpangan dari kebiasaan, misalnya transaksi dalam jumlah besar yang tidak lazim dilakukan, maka sistem akan langsung memicu peringatan untuk dilakukan verifikasi lebih lanjut.
“Di dalam transaksi apabila pattern yang selama ini nasabah tidak pernah transaksi besar, itu biasanya akan muncul alert. Jadi di luar sistem ini kita ada jaga parameternya untuk transaksi,” bebernya.
Untuk memastikan keamanan transaksi, OCTOBIZ kata dia dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis, mulai dari enkripsi data, autentikasi pengguna, hingga pemantauan transaksi secara real-time.
Platform ini juga dapat diakses melalui website maupun aplikasi mobile dengan dukungan login biometrik, sehingga memberikan kenyamanan sekaligus perlindungan optimal bagi nasabah.
Baca juga: Pengguna OCTO Biz CIMB Niaga Tembus 21 Ribu, Tumbuh 2% per Bulan
Meski demikian, Rusly menegaskan bahwa keamanan tidak hanya bergantung pada sistem internal bank. Ia menekankan pentingnya peran aktif nasabah dalam menjaga keamanan akun masing-masing.
CIMB Niaga, lanjutnya, juga secara rutin memberikan edukasi kepada nasabah agar lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital, termasuk phishing.
“Jangan sampai mereka terjebak ke dalam link-link yang tidak sesuai, sehingga mendapatkan browser itu mendapatkan akses kepada aplikasi aslinya.,” pungkasnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More
Poin Penting IHSG Melemah 0,53 persen dan ditutup di level 6.989,42 dengan mayoritas saham dan… Read More