Gedung PT Sompo Insurance Indonesia (Asuransi Sompo). (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa rasio klaim asuransi kesehatan mengalami penurunan signifikan sepanjang 2024, turun menjadi 71,2 persen dari 97,5 persen pada 2023. Tren ini juga terlihat pada Sompo Insurance yang berhasil menekan klaim rasio secara drastis tahun ini.
Chief Health Officer Sompo Insurance, Irfan Firdaus mengungkapkan, pihaknya berhasil mengurangi klaim rasio dari sebelumnya di atas 90 persen menjadi di bawah 75 persen.
“Di 2024, klaim rasio kami sebelumnya di atas 90 persen. Saat ini sudah bisa ditekan sampai di bawah 75 persen,” ujarnya di Jakarta, Senin, 17 Maret 2025.
Baca juga: Sompo Insurance Hadirkan Skema Baru Asuransi Kesehatan UMKM
Meski demikian, Sompo Insurance tidak serta-merta menaikkan premi secara signifikan, meskipun proyeksi inflasi medis diperkirakan mencapai 19 persen.
“Kami tidak akan menaikkan premi langsung sebesar 19 persen. Mungkin hanya 5-10 persen saja,” jelas Irfan.
Lebih lanjut, Irfan menegaskan, strategi ini bukan berarti perusahaan enggan membayarkan klaim nasabah. Menurutnya, Sompo tetap berkomitmen terhadap pembayaran klaim, namun dengan pengelolaan yang lebih ketat dan efisien.
“Bukan berarti Sompo tidak mau membayarkan klaim, bukan. Tapi dengan biaya yang mahal, monitoring ketat ini menjadi kontrol bagi kami di asuransi dan juga bagi provider. Jadi sama-sama bergandengan tangan,” katanya.
Baca juga: Bos Sompo Insurance Beberkan Tantangan Industri Asuransi di 2025
Ia juga menyoroti persepsi bahwa kenaikan premi semata-mata membebani nasabah.
“Dari segi pricing, seolah-olah kami ingin membebankan nasabah. Padahal bukan seperti itu. Ada dasar yang jelas mengapa perusahaan melakukan langkah tersebut,” tambahnya.
Sompo Insurance memperkirakan bahwa hingga akhir 2025, rasio klaim kesehatan masih dapat ditekan lebih lanjut ke kisaran 70-75 persen. (*) Alfi Salima Puteri
Poin Penting Tugu Insurance memberikan perlindungan asuransi kepada lebih dari 5.000 peserta dalam program Mudik… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,15 persen ke level Rp16.971 per dolar AS, dari penutupan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada 17 Maret 2026, meliputi emas Antam,… Read More
Melalui program Mandiri Berbagi Kebaikan, Mandiri Group menyerahkan 114.000 paket berupa perlengkapan sekolah bagi anak-anak… Read More
Poin Penting IHSG dibuka menguat 1,03 persen ke level 7.094,31 pada awal perdagangan 17 Maret… Read More
Poin Penting IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan 17 Maret 2026 dengan target pelemahan di… Read More