Ilustrasi: Pergerakan harga saham. (Foto: Istimewa)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan bahwa, data perdagangan saham pada pekan ini 5 hingga 9 Agustus 2024 berakhir ditutup dengan pergerakan yang bervariasi
Di mana, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,70 perden pada posisi 7.256,99 dibandingkan pada level 7.308,12 pada penutupan pekan lalu.
Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad menyebutkan, kapitalisasi pasar Bursa turut mengalami perubahan sebesar 0,87 persen menjadi Rp12.302 triliun dari Rp12.410 triliun pada penutupan pekan lalu.
Baca juga: Mirae Asset Rekomendasikan 9 Saham Ini di Tengah Volatilitas Tinggi, Apa Saja?
“Perubahan turut terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 6,53 persen menjadi Rp9,639 triliun dari Rp10,313 triliun pada pekan sebelumnya,” ucap Kautsar dalam keterangan resmi dikutip, 11 Agustus 2024.
Meski begitu, selama sepekan ini, peningkatan tertinggi terjadi pada frekuensi harian bursa yang meningkat sebesar 4,15 persen menjadi 981 ribu kali transaksi dari pekan lalu sebanyak 942 ribu kali transaksi.
Baca juga: Usai IPO, Harga Saham NEST Sentuh ARA ke Posisi Rp270
Lalu, peningkatan juga terjadi pada rata-rata volume transaksi harian sepekan sebesar 3,60 persen menjadi 16 miliar lembar saham dari 15,443 miliar lembar saham pada penutupan pekan sebelumnya.
Adapun, pergerakan investor asing Jumat lalu (9/8) mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp450,63 miliar dan sepanjang 2024 investor asing mencatatkan nilai beli bersih Rp1,42 triliun. (*)
Editor: Galih Pratama
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More
Poin Penting OJK mulai membuka informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (high shareholding concentration) di… Read More
Poin Penting AAUI menyebut industri kesulitan memenuhi modal minimum tahap I 2026. Minat pemegang saham… Read More
Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More