Ilustrasi: Pergerakan pasar modal (Foto: Erman Subekti)
Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merangkum data perdagangan saham selama periode 22 hingga 26 Januari 2024. Hasilnya, indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami pelemahan 1,25 persen pada level 7.137,08 dari 7.227,40.
P.H. Sekretaris Perusahaan BEI, Valentina Simon, juga menyebutkan bahwa, kapitalisasi pasar saham juga mengalami perubahan sebanyak 0,65 persen menjadi Rp11.345,77 triliun selama sepekan ini, dibandingkan periode sebelumnya Rp11.420,46 triliun.
Baca juga: Tren Investor FOMO di Pasar Modal, BEI: Tak Ada Cerita Kaya Dalam Waktu Singkat
“Rata-rata frekuensi transaksi harian saham turut mengalami perubahan sebesar 8,73 persen menjadi 1.127.246 kali transaksi dari 1.235.025 kali transaksi pada sepekan lalu,” ucap Valentina dalam keterangan resmi di Jakarta, 26 Januari 2024.
Tidak hanya itu, rata-rata volume transaksi harian saham pun mengalami perubahan sebesar 14,75 persen selama sepekan, menjadi 15,56 miliar lembar saham dari 18,25 miliar lembar saham pada sepekan lalu.
Baca juga: Investor Pasar Modal Diyakini Tumbuh 10 Persen, Ini Sederet Pendorongnya
Lalu, untuk investor asing pada hari ini (26/1) telah mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,05 triliun dan sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp5,78 triliun.
Sementara itu, peningkatan tertinggi dalam sepekan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian saham, yaitu sebesar 6,84 persen menjadi Rp11,41 triliun dari Rp10,68 triliun pada sepekan yang lalu. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting ACA membukukan premi Rp6 triliun sepanjang 2025, tumbuh 17 persen yoy, jauh di… Read More