Moneter dan Fiskal

RAPBN 2017: Ekonomi Tumbuh Dikisaran 5,3%-5,6%

Jakarta – Setelah mendapat kepastian terkait kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty), Pemerintah melalui Kementerian Keuangan mengajukan perubahan asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017.

Adapun perubahan asumsi makro ekonomi pada 2017 lebih kepada pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar rupiah. Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan, untuk pertumbuhan ekonomi, pemerintah mengajukan perubahan asumsi dalam kisaran 5,3%-5,6%.

“Sebelumnya, asumsi pertumbuhan ekonomi dalam RAPBN 2017 pada rentang 5,3%-5,9%,” ujar Bambang, di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin 18 Juli 2016.

Sedangkan untuk perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2017, kata dia, pemerintah mengajukan pada level Rp13.300-13.600 per dollar AS. Sebelumnya, asumsi pemerintah yang diajukan kepada DPR-RI yakni Rp13.650-Rp13.900 per dollar AS.

Dia mengungkapkan, perubahan asumsi makro pada pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar rupiah ini sejalan dengan adanya kepastian kebijakan tax amnesty yang sudah menjadi Undang-Undang. Hal ini diperkirakan bakal memberikan dampak positif pada perekonomian Indonesia di 2017 mendatang.

“Sejauh ini kami Mengajak Komisi XI DPR-RI untuk melakukan pembahasan UU sampai persetujuan dan sosialisasi tax amnesty ini,” tukasnya.

Sementara itu, untuk asumsi makro lainnya dalam RAPBN 2017 seperti inflasi dan suku bunga SPN 3 bulan tidak mengalami perubahan. Untuk inflasi asumsi yang diajukan tetap pada kisaran 3%-5%. Dan untuk suku bunga SPN tetap pada level 5%-6%. (*)

 

Editor : Apriyani K

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

5 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

10 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

10 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

11 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

11 hours ago