News Update

Ramai Hastag KaburAjaDulu, Begini Tanggapan Jobstreet

Jakarta – Akhir-akhir ini, ramai hashtag Kabur Aja Dulu. Hashtag ini yang ramai di media sosial dipandang sebagai bentuk ketidakpuasan netizen terhadap kondisi ekonomi, sosial, dan politik di Indonesia.

Menanggapi hal itu, Sales Director Jobstreet Indonesia, Wisnu Dharmawan mengatakan jika pihaknya belum mempelajari dari sisi data terkait apakah ada peningkatan kandidat yang melamar kerja di luar negeri.

Namun demikian, ia menyatakan bila pihaknya sudah menjadikan platform Jobstreet by Seek sebagai unified platform, yakni platform yang menjadi satu antar negara.

“Itu (unified platform) baru kita lakukan pada 2023. Jadi, dari situ teman-teman bisa mencoba sendiri. Itu bisa browsing-browsing pekerjaan, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di negara-negara lain,” cetusnya saat ditemui pasca acara peluncuran Laporan Eksklusif Jobstreet by Seek: Rekrutmen, Kompensasi, dan Tunjangan 2025 di Jakarta, Rabu (30/4).

Baca juga: Biar Cepat Kerja, Jobstreet Bocorkan Pengetahuan yang Harus Dimiliki Pelamar

“Dan nanti kita juga bisa tuliskan, misalnya interest-nya di negara-negara mana dan sebagainya. Sehingga, kita juga akan mendapatkan fit yang sesuai,” sambung Wisnu.

Work Permit

Wisnu menambahkan, dalam melamar kerja untuk posisi di luar negeri, salah satu kendala yang acapkali ditemui adalah izin kerja atau work permit. Walaupun begitu, ia membeberkan bahwa ada sejumlah perusahaan yang tetap bersedia merekrut kandidat dari luar negeri, sekalipun belum memiliki work permit.

Baca juga: 3 Juta Pelamar Ikuti SKD CPNS 2024, Berikut Komponen Ujian dan Cara Pantau Langsung Hasilnya

“Walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa ada perusahaan-perusahaan yang tetap bersedia meng-hire dari luar negeri, walaupun (si kandidat) belum mempunyai work permit,” paparnya.

Di samping work permit, ia pun menyarankan kepada kandidat yang ingin melamar posisi pekerjaan di luar negeri untuk bisa menguasai bahasa asing, seperti bahasa Inggris sebagai bahasa internasional dan bahasa nasional yang digunakan di negara tertuju. (*) Steven Widjaja

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

THR Datang Setahun Sekali, Bagaimana Agar Tidak Habis Sehari?

Poin Penting THR tidak hanya untuk konsumsi Lebaran, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk… Read More

26 mins ago

Insan Tugure Berbagi di Ramadhan, 300 Paket Sembako Disalurkan

Poin Penting Tugure menyalurkan 300 paket sembako melalui program Bakti Sosial Ramadhan 1447 H. Seluruh… Read More

58 mins ago

Perang AS-Iran Masih Memanas, Rupiah Dibuka Melemah

Poin Penting Rupiah melemah di pembukaan perdagangan ke level Rp16.971 per dolar AS, turun 0,08… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (16/3): Galeri24-UBS Stagnan, Antam Turun

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stagnan pada 16 Maret 2026. Harga… Read More

2 hours ago

IHSG Masih Lanjut Dibuka Turun 0,56 Persen ke Level 7.098

Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,54 persen ke level 7.098 pada awal perdagangan Senin (16/3).… Read More

3 hours ago

IHSG Awal Pekan Masih Berpotensi Melemah, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi melanjutkan pelemahan dengan level support 6.865–7.000 dan resistance 7.275–7.410. Sentimen negatif… Read More

3 hours ago