Ilustrasi: Harga saham BREN terus menanjak hingga 704 persen/istimewa
Balikpapan – Bursa Efek Indonesia (BEI) menilai gerakan boikot yang dilakukan kepada perusahaan tercatat dan menaungi produk-produk yang terafiliasi oleh Israel masih dapat dikelola dengan baik.
Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama BEI, Iman Rachman, dalam Capital Market Journalist Workshop Media Gathering 2023 di Balikpapan, Jumat (17/11).
Baca juga: Tegas! MUI Keluarkan Fatwa Haram Beli Produk Israel, Ini Isinya
“Bukannya tidak berdampak secara signifikan, tetapi bagi pasar modal kita dampak boikot ini masih managable,” ucap Iman.
Lebih lanjut, Iman menjelaskan bahwa, investor saat ini masih terus mempertimbangkan faktor fundamental saat hendak melakukan investasi, hal ini dikarenakan gerakan boikot tersebut masih belum dapat diprediksi akan berlangsung seberapa lama.
Sementara, Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Antonius Hari, berkomitmen akan terus mendukung langkah BEI dalam menjaga stabilitas pasar modal.
Baca juga: Top! Perusahaan RI Satu Ini Umumkan Boikot Produk Pro Israel
Dirinya pun menilai pada situasi saat ini investor justru dapat memanfaatkan momentum adanya penurunan harga saham tersebut untuk melakukan transaksi. Namun, dia mengimbau agar investor tetap harus memerhatikan keadaan fundamental perusahaan yang dituju.
“Investor bisa memanfaatkan momentum penurunan saham ini bisa dengan membelinya pada saat harga jatuh, padahal fundamental perusahaan bagus, tapi harus tetap hati-hati,” ujar Antonius dalam kesempatan yang sama. (*)
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More