Raih Penghargaan BPEA, Ini Tanggapan PTPP

Jakarta – Salah satu perusahaan konstruksi dan investasi terkemuka di Indonesia (Perseroan) PT PP (Persero) Tbk, memyambut baik atas penghargaan BUMN Performance Excellence Award (BPEA) 2020.

Penghargaan ini diperoleh karen perseroan berhasil masuk dalam daftar 9 (sembilan) BUMN yang berhasil meraih level Industry Leader dalam Assessment KPKU 100 BUMN yang dilakukan oleh Tim Assessment Forum Ekselen BUMN pada tahun 2019 dimana Perseroan berhasil mendapatkan skor 677,5. Skor ini melebihi dari skor yang ditargetkan oleh Perseroan sebesar 654. BPEA 2020 diselenggarakan oleh Forum Ekselen BUMN bekerjasama dengan Majalah Infobank.

“Melihat besarnya peran assessment KPKU bagi perusahaan, tentu Perseroan mengharapkan peran KPKU akan semakin besar bagi Perseroan dan perusahaan BUMN lainnya. Kami berharap Forum
Ekselen BUMN semakin mengembangkan mekanisme pelaksanaan assessment berbasis digital. Dimana hal tersebut sejalan dengan perubahan bisnis global yang semakin mengoptimalkan peran teknologi dalam menjalankan proses bisnisnya sehari-hari,” ujar M. Aprindy Direktur Strategi Korporasi
& HCM Perseroan, Selasa, 4 Maret 2020.

Sebagai informasi, sejak tahun 2012 assessment KPKU BUMN dilakukan oleh tim eksternal Forum Ekselen BUMN (“FEB”) dimana FEB sendiri terdiri dari tenaga-tenaga assessor dan tim ahli dari
beberapa BUMN.

Tahun ini merupakan awarding kedua yang diberikan untuk kinerja BUMN tahun 2018. Terdapat 100 BUMN yang mengikuti proses assessment tersebut, dimana 70 BUMN berhasil meraih Excellence Level, mulai dari level Good Performance, Emerging Indusry Leader hingga Industry Leader.

Penghargaan ini diberikan kepada BUMN untuk memberikan apresiasi kepada BUMN-BUMN yang telah melakukan berbagai inovasi atau improvement.

Untuk mengetahui positioning BUMN di antara BUMN lain berdasarkan kerangka kerja bisnis ekselen KPKU yang diadopsi dan diadptasi dari Baldrige Excellence Framework, sehingga bisa menjadi pijakan
awal untuk melakukan improvement guna mewujudkan visi Presiden RI untuk menjadikan BUMN sebagai global corporation yang mampu berkompetisi di pasar internasional. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

6 hours ago

DPR Soroti Konten Sensasional Jadi Pintu Masuk Judi Online

Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More

6 hours ago

Program Gentengisasi Prabowo, Menkeu Purbaya Proyeksi Anggaran Tak Sampai Rp1 T

Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More

7 hours ago

Fundamental Kokoh, Bank BPD Bali Catatkan Pertumbuhan Positif dan Rasio Keuangan Sehat

Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More

8 hours ago

Demutualization of the IDX, a “Bloodless” Coup Three OJK Commissioner Resign Honourably

By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More

8 hours ago

Danantara Dukung Reformasi Pasar Modal dan Kebijakan Free Float OJK, Ini Alasannya

Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More

9 hours ago