Jakarta – Bukalapak baru saja melakukan serah terima jabatan Chief Executive Officer (CEO). Rahmad Kaimuddin resmi dipilih sebagai oleh para founders Bukalapak menggantikan pendahulunya, Achmad Zaky. Acara serah jabatan ini sekaligus merayakan hari jadi Bukalapak yang ke-10.
CEO Bukalapak, Rahmad Kaimuddin mengungkapkan bahwa Bukalapak akan terus berkontribusi pada negara dengan mengembangkan UMKM. Ia menuturkan, Bukalapak ingin terus mendukung UMKM melalui berbagai inovasi teknologi.
“Bukalapak harus terus memberdayakan banyak orang. Kami ingin mitra kami terus menjual barang lebih banyak dengan cara yang lebih variatif dengan teknologi,” ujar Rahmad Kaimuddin pada pemaparannya di Hall Bukalapak, Jakarta, 10 Desember 2020.
Sebagai informasi, valuasi Bukalapak telah menyentuh US$2,5 miliar tahun ini. Selain itu, jumlah transaksi Bukalapak meningkat 60% dibandingkan tahun lalu dengan pengguna aktif yang mencapai lebih dari 70 juta pengguna. Pada Desember 2019, Bukalapak mencatatkan peningkatan transaksi sebesar 30% dibanding tahun sebelumnya. Angka transaksi ini menjadi jumlah transaksi tertinggi sepanjang 10 tahun Bukalapak.
Ke depan, Rahmad mengatakan bahwa Bukalapak akan fokus pada tiga hal. Pertama, memastikan Bukalapak menjadi organisasi yang sustainable dan memiliki sumber daya yang kuat. Kedua, terus memperluas jaringan UMKM. Ketiga, menjadikan Bukalapak sebagai tempat untuk belajar dan berkarya bagi talent-talent terbaik tanah air. (*) Evan Yulian Philaret
Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More
Poin Penting Jahja Setiaatmadja tambah saham BBCA sebanyak 67.000 lembar secara tidak langsung dengan harga… Read More
Poin Penting IHSG dibuka melemah 0,56 persen ke level 7.878,22 pada awal perdagangan (3/2), dengan… Read More
Poin Penting Harga emas di Pegadaian kompak turun pada Selasa (3/2/2026), baik produk Galeri24, UBS,… Read More
Poin Penting Rupiah dibuka menguat 0,21 persen ke level Rp16.763 per dolar AS, dengan proyeksi… Read More
Poin Penting Secara teknikal, IHSG berpotensi terkoreksi di area 7.835–7.680 sebelum membentuk wave (b), dengan… Read More