Rabobank; Maksimalkan jaringan. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta–PT Bank Rabobank International Indonesia (Rabobank Indonesia) sepanjang semester pertama menutup 55 kantor cabang sepanjang semester pertama 2015.
Sehingga sekarang perseroan hanya memiliki 35 kantor cabang. Perseroan mengklaim, langkah itu dilakukan dalam rangka transformasi Rabobank.
“Semester satu kita tutup 55 kantor jadi itu adalah bagian dari komitmen untuk transformasi,” kata Jopie Jusuf Director of Business Banking Rabobank Indonesia di Jakarta, Selasa, 1 Desember 2015.
Penutupan tersebut karena kantor cabang yang ditutup dinilai tidak potensial untuk pengembangan sektor agribisnis dan pangan.
“Lebih baik kita konsentrasi di kantong-kantong seperti Bandung, kalau di sana kan bisa ke Garut, Lembang, sisa 35 cabang itu sudah cukup sementara,” tambahnya.
Seperti diketahui, Perseroan ingin menjadi spesialis di sektor pangan dan agribisnis. Bergesernya pola konsumsi masyarakat menciptakan banyak peluang dalam bisnis pangan menciptakan banyak peluang dalam bisnis pangan dan agribisnis. (*) Ria Martati
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More
Poin Penting Kini menabung emas bisa dilakukan di aplikasi emas yang menawarkan transaksi yang aman… Read More