Moneter dan Fiskal

QRIS Tap Resmi Meluncur, Bayar Kini Cukup Tempelkan HP

Jakarta – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Quick Respons Indonesian Standard (QRIS) Tap berbasis Near Field Communication (NFC).

Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Dicky Kartikoyono mengatakan peluncuran QRIS Tap ini merupakan langkah strategis untuk mendorong digitalisasi sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal bagi masyarakat.

“Ini juga bagian dari program pembangunan Asta Cita yang menginginkan bahwa digitalisasi ini bisa meningkatkan produktivitas,” kata Dicky dalam Taklimat Media QRIS TAP di Jakarta, Jumat, 14 Maret 2025.

Baca juga: Paylabs Indonesia Luncurkan ‘QRIS Pilihan Sultan’, Bisa Digunakan hingga ke Luar Negeri!

Dicky menyebutkan, implementasi QRIS Tap secara bertahap pada berbagai moda transportasi. Saat ini, QRIS Tap baru bisa digunakan para penumpang Damri, Royal Trans, MRT Jakarta, dan TransJak. Adapun untuk LRT ditargetkan QRIS Tap bisa diimplementasikan pada Juni 2025, sedangkan KRL di September 2025.

Selain transportasi umum, QRIS Tap juga bisa digunakan di sejumlah merchant Badan Layanan Umum (BLU) seperti, rumah sakit, pendidikan, pariwisata, serta pengelolaandana dan barang/jasa lain. 

Baca juga: BI Bebaskan Biaya MDR QRIS di RS, Transportasi Umum hingga Tempat Wisata

“Sekarang kita merchant sandbox itu di 646 dan sudah kita saat launching hari ini, retail sudah 1.528, kemudian transport sudah bisa 134 dan on going terus. 550 rumah sakit, kemudian 138 UMKM dan parkir. Jadi 2.353 saat launching hari ini sudah bisa menerima QRIS Tap,” ungkapnya.

Saat ini, QRIS Tap sudah bisa digunakan di 15 Penyedia Jasa Pembayaran (PJP). Hal ini di antaranya di Bank BRI, BNI, Mandiri, BCA. Bank Mega, CIMB Niaga, Bank DKI, Permata Bank, Gopay, Netzme, Nobu, ShopeePay, Dana, dan Bank Sinarmas. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Kriminalisasi Kredit Macet: Banyak Analis Kredit yang Minta Pindah Bagian dan Bahkan Rela Resign

Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group EKONOMI politik perbankan Indonesia sedang sakit.… Read More

3 hours ago

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

15 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

16 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

16 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

22 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

23 hours ago