Perbankan

QRIS Antarnegara Sebuah Kemajuan, Keamanan Siber Masih jadi Tantangan

Jakarta – Keamanan siber wajib menjadi perhatian serius dalam sistem pembayaran menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Terlebih, QRIS Antarnegara sudah mulai diterapkan di Thailand. Hal ini, perlu adanya antisipasi dan mitigasi dari pemerintah dan regulator.

Mengingat dari masa pandemi Covid-19 sampai saat ini, masih banyak terjadi serangan berbagai situs dan pencurian data di beberapa institusi pemerintah dan perusahaan besar tanah air, hal tersebut menunjukan bahwa serangan siber dapat terjadi dan akan terus mendisrupsi keberlangsungan bisnis.

Pakar Keamanan Siber sekaligus Kepala Lembaga Riset Siber Communication & Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha menyampaikan, menurut data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), selama tahun 2021 sebanyak 1,6 miliar anomali lalu lintas siber yang terdeteksi.

“Bahkan sebelum masa pandemi Covid-19 sudah ada beberapa kejadian seperti saldo hilang dan transaksi fiktif,” ungkap Pratama Persadha kepada Infobank, seperti dikutip 2 September 2022.

Untuk itu, kata dia, diperlukan semacam perbaikan dari sisi teknis dan juga harus didukung oleh regulasi pemerintah yang mengayomi masyarakat. “Minimal adalah dengan mengakomodasi pasal-pasal pengamanan data pribadi dalam RUU Perlindungan Data Pribadi,” jelasnya.

Baca juga: Penerapan QRIS Antarnegara, Bagaimana Keamanan Sistem di Indonesia?

Namun dengan segala risikonya, QRIS bisa dipakai diluar negeri adalah sebuah pencapaian positif. Hanya bagaimana pengamanan dan pendampingan program ini agar berjalan baik serta bisa meminimalisir terjadinya fraud. (*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

4 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

5 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

6 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

6 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

7 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

7 hours ago