Moneter dan Fiskal

Purbaya soal Ancaman Turun Peringkat MSCI: Pemerintah Ambil Langkah Tepat

Poin Penting

  • Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi saham free float.
  • Menkeu Purbaya fokus menjaga likuiditas dan iklim bisnis, serta mendorong belanja negara tepat waktu guna mengarahkan ekonomi ke jalur yang benar.
  • Purbaya menilai peringatan MSCI sebagai momentum pembenahan, dan optimistis pembenahan BEI-OJK akan mencegah penurunan peringkat.

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah akan memenuhi persyaratan yang ditetapkan Morgan Stanley Capital International (MSCI), khususnya terkait aspek transparansi pasar modal, termasuk porsi saham free float.

Purbaya menegaskan, meski Kementerian Keuangan tidak terlibat langsung dalam tata kelola dewan direksi pasar modal, pemerintah tetap berkomitmen mengarahkan perekonomian nasional ke jalur yang benar.

“Kami memastikan bahwa pemerintah kami membelanjakan cukup uang pada kuartal pertama dan kedua (2026) tepat waktu. Dan kami juga memastikan bahwa cukup likuiditas di pasar dan kami memastikan bahwa kami meningkatkan iklim bisnis kami,” ujar Purbaya dalam Indonesia Economic Summit 2026, Selasa, 3 Februari 2026.

Baca juga: Simak! Ini Hasil Pertemuan OJK dan BEI dengan MSCI

Purbaya menjelaskan, pemerintah telah membentuk satuan tugas (Satgas) khusus melalui kanal debottlenecking untuk mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi pelaku usaha.

“Kami mengadakan pertemuan, sebuah proses untuk memastikan bahwa hambatan yang mereka hadapi diatasi dengan benar. Saya pikir satu tahun dari sekarang, kita akan memiliki kondisi iklim bisnis yang berbeda dan jauh lebih baik,” pungkasnya.

Transparansi Pasar Modal Jadi Sorotan

Menurut Purbaya, langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat dan berkualitas, yang pada akhirnya tecermin pada kinerja pasar saham Indonesia.

Baca juga: Skandal Emas Digital China Meledak, Investor Gagal Tarik Dana dan Emas Fisik

Ia juga menilai tingkat ketidaktransparanan di pasar modal masih cukup besar. Beberapa bulan lalu, Purbaya mengaku telah menginstruksikan manajemen pasar modal untuk melakukan pembenahan guna menekan praktik manipulasi harga saham, namun belum direspons secara optimal.

“Jadi bagi saya, peringatan MSCI adalah hal baik karena saya dapat menulis surat kepada mereka untuk mengklarifikasi praktik pasar ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Tak Khawatir Selama Pembenahan Berjalan

Purbaya juga menegaskan tidak terlalu mengkhawatirkan potensi penurunan peringkat MSCI, selama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator terus melakukan pembenahan sesuai permintaan MSCI.

“Kecuali jika kita mengabaikan peringatan MSCI hingga Mei, maka kita harus khawatir. Tetapi saya pikir pemerintah dan regulator pasar telah melakukan, telah mengambil pendekatan yang tepat untuk memastikan bahwa sebelum Mei tahun ini, kita akan memenuhi apa yang diinginkan MSCI,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

BNI Tawarkan Diskon Belanja Ramadhan hingga Rp70.000 di Berbagai Ritel Modern

Poin Penting BNI menghadirkan promo “Ramadan Berlomba Kebaikan Bersama BNI” dengan diskon belanja hingga Rp70.000.… Read More

1 hour ago

Sompo Indonesia Hadirkan Asuransi Mudik, Premi Mulai Rp15 Ribu

Poin Penting Sompo Indonesia mengingatkan perjalanan mudik Idulfitri memiliki berbagai risiko, sehingga perlu perlindungan sejak… Read More

2 hours ago

Angkot Puncak Bogor Libur 5 Hari saat Lebaran, Kompensasi Rp1 Juta Disalurkan via Bank BJB

Poin Penting Pemprov Jabar menghentikan operasional angkot di jalur Puncak selama lima hari pada periode… Read More

2 hours ago

8,12 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan

Poin Penting Hingga 15 Maret 2026 pukul 24.00 WIB, DJP mencatat 8.125.023 SPT Tahunan PPh… Read More

2 hours ago

AirAsia Indonesia Kantongi Pendapatan Rp7,87 Triliun, Rugi Terpangkas 15 Persen

Point Penting Pendapatan 2025 capai Rp7,87 triliun, sementara kerugian berhasil ditekan 15 persen dibandingkan tahun… Read More

3 hours ago

Jasamarga Trans Jawa Beri Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Lebaran 2026

Poin Penting PT Jasamarga Transjawa Tol memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30 persen di ruas… Read More

3 hours ago