Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sekaligus Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Irawati)
Poin Penting
Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mempertimbangkan melakukan skema pertukaran antara PT Permodalan Nasional Madani (PNM) yang saat ini di bawah Danantara dengan PT Geo Dipa Energi di bawah Kementerian Keuangan.
Hal tersebut seiring dengan rencana Kementerian Keuangan yang ingin mencaplok PNM untuk memperkuat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang nantinya akan dibentuk menjadi Bank UMKM.
Purbaya mengaku telah melakukan diskusi terkait dengan pertukaran tersebut dengan Danantara, namun rencana itu masih dalam tahap pertimbangan. Ia menyatakan, saat ini fokus utamanya adalah bagaimana Kementerian Keuangan bisa mengambilalih PNM untuk dijadikan bank khusus UMKM.
“Tadi sudah sempet diskusi bagaimana kalau tukar dengan Geo Dipa, tapi itu masih kita bicarakan lagi. Yang jelas masih fokusnya di gimana departemen keuangan bisa mengambil alih PNM untuk supaya kita bisa menyalurkan KUR lewat situ dan ke depannya dalam beberapa tahun kita bentuk suatu bank yang disebut bank UMKM betulan,” ujar Purbaya saat ditemui wartawan, Jumat 10 April 2026.
Baca juga: Dapat Restu Prabowo, Purbaya Mau Caplok dan Ubah PNM jadi Bank UMKM
Bendahara negara ini menegaskan, nantinya skema dari Bank UMKM ini tidak akan berorientasi terhadap keuntungan (profit oriented) semata, melainkan memberikan bunga kredit yang rendah kepada pelaku UMKM untuk menciptakan ekosistem yang lebih luas. Meski demikian, bank tersebut akan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian agar tetap berkelanjutan.
“Ini bukan profit oriented. Iya nggak rugi, tapi nggak gila-gilaan bunganya. Yang penting adalah pembiayaannya bisa dilakukan berkesinambungan dan betul-betul membantu UMKM nanti didesain ekosistem yang menyeluruh,” jelasnya.
Baca juga: OJK Dukung Rencana Purbaya Ubah PNM jadi Bank UMKM
Purbaya juga menyatakan masih menghitung lebih lanjut terkait besaran dana yang dibutuhkan untuk melakukan pertukaran tersebut.
“Nanti di value kalau perlu. Tapi kalau barter ya lebih kecil, kita lihat nanti masih diskusi,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Geo Dipa Energi adalah BUMN Indonesia di bawah Kementerian Keuangan yang fokus pada energi panas bumi. BUMN ini berfokus pada pengembangan pembangkit listrik untuk energi bersih, mendukung keberlanjutan dan ketahanan energi nasional. (*)
Editor: Yulian Saputra
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat modal inti Rp5,7 triliun dan menargetkan naik kelas ke… Read More