Moneter dan Fiskal

Purbaya Pastikan THR ASN, TNI dan Polri Cair di Pekan Pertama Ramadan

Poin Penting

  • Menteri Keuangan Purbaya memastikan THR ASN, TNI, dan Polri cair awal Ramadan 2026
  • Pemerintah menyiapkan anggaran Rp55 triliun THR ASN, TNI, dan Polri
  • Jumlah anggaran THR tahun ini naik 10,22 persen dari tahun lalu yang sebesar Rp49 triliun.

Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan anggota Kepolisian RI (Polri) pada 2026 akan mulai dicairkan di pekan pertama Ramadan.

“(Dicairkan) minggu pertama puasa, sebentar lagi,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPR, Rabu, 18 Februari 2026.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menyiapkan anggaran untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) ASN, TNI, dan Polri sebesar Rp55 triliun pada 2026.

Baca juga: Ini Besaran THR ASN yang akan Cair Awal Ramadan 2026

Anggaran tersebut naik sebesar 10,22 persen dibandingkan dengan THR tahun lalu yang sebesar Rp49 triliun.

Purbaya menyatakan, percepatan pencairan THR dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah guna mendorong aktivitas perekonomian pada kuartal I 2026. 

Dia menilai belanja pemerintah yang digelontorkan lebih awal diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat momentum pertumbuhan.

Baca juga: Purbaya Siapkan Rp55 Triliun untuk THR ASN, TNI, dan Polri

Di samping itu, pemerintah juga mendorong percepatan belanja pemerintah daerah serta menjaga koordinasi erat dengan otoritas moneter guna memastikan likuiditas di sistem perekonomian tetap memadai.

“Harusnya momentum pertumbuhan ekonomi akan berjalan terus. Makin cepat, makin cepat, makin cepat,” ungkapnya.

Dengan berbagai stimulus tersebut, pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2026 akan berada di kisaran 5,6 persen hingga 6 persen. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Dorong Kredit UMKM, Amar Bank Perkuat Layanan Digital Banking

Poin Penting Amar Bank menilai perbankan digital memiliki peluang besar untuk memperluas penyaluran kredit kepada… Read More

2 hours ago

Pasar Modal Diguncang Isu Transparansi dan Tekanan Geopolitik, OJK Gaspol Reformasi Besar-besaran

Poin Penting Konflik Timur Tengah dan lonjakan harga minyak memicu volatilitas pasar keuangan Indonesia serta… Read More

3 hours ago

IBI Gelar “Bankir Berbagi”, Santuni 600 Anak Yatim dan Duafa

Poin Penting IBI menggelar program sosial “Bankir Berbagi: Bersama Menebar Kebaikan” pada 10 Maret 2026… Read More

3 hours ago

DBS Foundation Danai 5 Social Enterprise Indonesia Rp11,2 Miliar, Ini Daftar Penerimanya

Poin Penting DBS Foundation menyalurkan hibah Rp11,2 miliar kepada lima social enterprise di Indonesia melalui… Read More

4 hours ago

Integritas Kemenkeu Banyak Dipertanyakan Publik, Purbaya: Saya Kesulitan Jaga ‘Image’

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut integritas Kementerian Keuangan banyak dipertanyakan masyarakat, terutama akibat… Read More

8 hours ago

Prabowo Siapkan Taklimat, Minta Rakyat Bersiap Hadapi Ini

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan taklimat nasional untuk menghadapi kondisi global yang bergejolak… Read More

8 hours ago