Moneter dan Fiskal

Purbaya Berhasil Kantongi Rp11,48 Triliun dari Pengemplang Pajak Jumbo

Poin Penting

  • DJP telah mengumpulkan Rp11,48 triliun dari 200 pengemplang pajak, dan pemerintah menargetkan Rp20 triliun dapat tertagih hingga akhir 2025.
  • Peningkatan setoran Rp1,3 triliun terjadi pada periode 14–19 November 2025, dan wajib pajak dengan status inkrah mulai menyampaikan komitmen pembayaran.
  • Menteri Keuangan Purbaya menegaskan pengejaran penunggak pajak jumbo akan terus dilakukan dengan target Rp50–60 triliun, meski sebagian besar pembayaran dilakukan secara cicilan.

Jakarta – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berhasil mengumpulkan penerimaan negara sebesar Rp11,48 triliun dari 200 pengemplang pajak, dari total potensi sekitar Rp60 triliun.

Adapun hingga akhir 2025 pemerintah menargetkan mengantongi Rp20 triliun penerimaan pajak dari para pengemplang pajak kelas kakap tersebut.

Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto mengatakan terdapat kenaikan signifikan di pertengahan November atau pada periode 14 hingga 19 November 2025 sebesar Rp1,3 triliun.

“Dari target kami sampai bulan Desember sekitar Rp20 triliun kami sudah bisa mengumpulkan dari 200 pembayar pajak yang melakukan tunggakan terbsesar tersebut itu sekitar Rp11,48 triliun,” kata Bimo dalam Konferensi Pers APBN Kita Edisi November, dikutip, Jumat 21 November 2025.

Baca juga: Realisasi Penerimaan Pajak Turun 2,35 Persen Jadi Rp1.708,3 Triliun di Oktober 2025

Bimo menyatakan, komitmen pembayaran khusus pengemplang pajak yang kasusnya telah berkekuatan hukum tetap (inkrah) juga telah disampaikan kepada DJP untuk segera dibayarkan.

“Kami masih akan terus mengupdate ini, dan khususnya untuk yang inkrah komitmen pembayarannya juga sudah disampaikan kepada kami,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah berhasil mengantongi Rp8 triliun penerimaan pajak dari 200 wajib pajak kelas kakap pengemplang pajak yang kasusnya telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Baca juga: Kejar Rp20 Triliun dari Pengemplang Pajak, Purbaya: Jangan Main-main Sama Kita!

Purbaya menjelaskan, pihaknya akan terus mengejar para penunggak pajak jumbo tersebut, dengan menargetkan penerimaan negara senilai Rp50 triliun-Rp60 triliun. Dia menyebut, saat ini sebagian besar pengemplang pajak membayar dengan skema cicilan.

“Kita kumpulkan terus kan target Rp50 triliun tapi gak bisa langsung ya ada yang dicicil dan segala macam. Sampai sekarang baru terkoleksi Rp8 triliun, sebagian besar masih membayar cicilan dan sebagian lagi masih dikejar yang Rp50 triliun itu akan terkejar pelan-pelan,” ujar Purbaya dalam Media Briefing, Jumat, 14 November 2025.

Purbaya pun menyatakan target Rp20 triliun yang akan dikantongi negara hingga akhir 2025 ini akan terus dikejar. Mantan bos LPS ini juga menegaskan agar para pengemplang pajak untuk tidak bermain-main dalam kewajibannya untuk membayar pajak.

“Kemungkinan besar tertagih (target Rp20 triliun di akhir 2025). Mereka jangan main-main sama kita,” tegasnya. (*)

Irawati

Recent Posts

Pengamat: Dugaan Serangan Siber Bank jadi Ancaman Serius bagi Kepercayaan Publik

Poin Penting Dugaan serangan siber Bank Jambi dinilai berisiko memicu krisis kepercayaan terhadap perbankan daerah.… Read More

12 mins ago

Agrinas Ikuti Saran Tunda Impor Mobil dari India

Poin Penting Agrinas menyatakan siap menunda rencana impor 105 ribu kendaraan dari India mengikuti arahan… Read More

26 mins ago

Laba Astra Otoparts (AUTO) Tembus Rp2,20 Triliun di 2025, Cetak Rekor Baru

Poin Penting Astra Otoparts (AUTO) membukukan laba bersih Rp2,20 triliun pada 2025, meningkat dari Rp2,03… Read More

38 mins ago

Kemenkeu: Program MBG Serap Anggaran Rp36,6 Triliun hingga 21 Februari

Poin Penting Program MBG telah menyerap Rp36,6 triliun hingga 21 Februari 2026, setara 10,9% dari… Read More

51 mins ago

Respons BSI soal Perpanjangan Penempatan Dana SAL Rp200 Triliun

Poin Penting Pemerintah perpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun hingga September 2026 untuk menjaga likuiditas… Read More

1 hour ago

Harga Emas Antam Cs Naik Serentak, Ini Rincian Lengkapnya

Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More

2 hours ago