Puradelta Lestari (DMAS) Siap Tebar Dividen Rp482 Miliar

Jakarta – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) sebagai emiten pengembang kawasan industri akan membagikan dividen tunai sebesar Rp482 miliar atau setara Rp10 per saham kepada para pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar hari ini (19/6).

Selain itu, RUPST tersebut juga telah memutuskan untuk menyetujui pembagian dividen interim sebesar Rp723 miliar atau sebesar Rp15 per saham yang telah dibagikan pada 25 November 2022 yang lalu, sehingga total dividen yang telah dibagikan sebanyak Rp1,20 triliun atau Rp25 per saham.

Berdasarkan keterbukaan informasi, DMAS akan melakukan cum dividen tunai di pasar reguler dan negosiasi pada tanggal 27 Juni 2023, ex dividen tunai di pasar reguler dan negosiasi 28 Juni 2023, lalu cum dividen tunai di pasar tunai 30 Juni 2023, dan ex dividen tunai di pasar tunai 3 Juli 2023.

Sedangkan, untuk jadwal recording date akan jatuh pada tanggal 30 Juni 2023, kemudian perusahaan akan melakukan pembayaran dividen tunai pada tanggal 14 Juli 2023 mendatang.

Selain itu, para pemegang saham juga menyetujui adanya perubahan susunan direksi, dimana Wakil Presiden Direktur DMAS, Shinji Yoneda mengundurkan diri dan digantikan oleh Atsushi Uehara.

Sehingga susunan direksi DMAS menjadi sebagai berikut:

  • Presiden Direktur: Hongky Jeffry Nantung
  • Wakil Presiden Direktur: Atsushi Uehara
  • Direktur: Hermawan Wijaya
  • Direktur: Tondy Suwanto

Adapun, di sepanjang tahun 2022 laba bersih DMAS tercatat meningkat sebesar 70,3% menjadi Rp1,22 triliun dan pendapatan perusahaan juga ikut tumbuh 34,1% menjadi Rp1,93 triliun. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

20 mins ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

58 mins ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

2 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

2 hours ago

5 Strategi Penting Perusahaan Asuransi Syariah Pasca Spin Off

Poin penting PT Asuransi Tri Pakarta memisahkan Unit Usaha Syariah menjadi PT Asuransi Tri Pakarta… Read More

2 hours ago

Kemenkeu Klaim Kesepakatan Pajak Digital dengan AS Tak Ganggu PPN PSME

Poin Penting Kemenkeu memastikan kesepakatan dagang dengan AS tidak mengganggu pemungutan PPN PMSE Indonesia tidak… Read More

3 hours ago