News Update

Puradelta Lestari Bagi Dividen Rp15 per Saham

Jakarta–PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2016 sebesar Rp723 miliar atau setara Rp15 per saham.

Pembagian dividen tunai tersebut telah memperoleh persetujuan dari pemegang saham di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

“Kami terus memberikan yang terbaik bagi pemegang saham. Kami telah menganggarkan dana belanja modal pengembangan kawasan Kota Deltamas. Dengan pertimbangan yang baik, kami memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp723 miliar,” jelas Direktur Independen dan Sekretaris Perusahaan, Tondy Suwanto, Selasa, 22 Mei 2017.

Adapun rencana pembagian dividen tunai tersebut akan dibagikan perusahaan pada tanggal 23 Juni 2017.

Sekedar informasi Puradelta Lestari merupakan bagian dari Sinarmas Land dan Sojitz Corporation, yang mengembangkan Kota Deltamas dengan luas mencapai sekitar 3.200 hektar.

Kawasan ini berada di lokasi yang strategis karena memiliki akses tol langsung dan infrastruktur pendukung yang lengkap, baik itu kawasan hunian maupun komersial.

Hingga saat ini, Perseroan sudah menjual 36 hektar lahan industrinya, atau sekitar 60 persen dari target penjualan lahan industri pada tahun 2017 sebesar 60 hektar.

Saat ini Perseroan juga masih bernegosiasi dengan sejumlah calon konsumen yang ingin membeli lahan dengan luas permintaan keseluruhan mencapai sekitar 100 hektar.

Di samping itu, beroperasinya pabrik pabrik di kawasan industri di Kota Deltamas akan menyebabkan bertambahnya populasi kerja di kawasan Kota Deltamas.

Pabrik Mitsubishi yang telah dibuka sejak tanggal 25 April 2017 diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja mencapai 3.000 orang.

“Kami meyakini bahwa meningkatnya populasi kerja dan aktivitas industri di Kota Deltamas juga akan berdampak positif terhadap pengembangan area hunian dan komersial di Kota Deltamas,” ujar Tondy. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

4 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

9 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

10 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

10 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

10 hours ago