News Update

PUPR: Sebanyak 90% Pembeli Rumah Subsidi adalah Milenial

Jakarta – Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Arief Sabarudin mengatakan, pembeli rumah bersubsidi di Indonesia didominasi generasi milenial. Sebanyak 90% pemesan rumah bersubsidi adalah masyarakat berusia 20-40 tahun.

“Range usianya berkisar 20 tahun sampai 40 tahun. Sekitar 60% di antaranya berusia antara 20 sampai 30 tahun. Kalau 90% pemesan adalah milenial, masa kita layani dengan cara kolonial? maka kami buatlah aplikasi SiKasep yang sangat cocok untuk milenial,” kata Arief dalam webinar di Jakarta, Jumat, 13 Agustus 2020.

Aplikasi yang merupakan singkatan dari Sistem Informasi KPR Perumahan Subsidi ini sudah diluncurkan pada akhir tahun 2019 lalu. Lewat SiKasep, masyarakat cukup 3 macam data, yakni nama, NIK, dan besaran gaji untuk bisa mengakses dan menemukan rumah yang diinginkan. Rumah yang tersedia tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Sedangkan pembiayaan disokong oleh 43 bank penyalur KPR bersubsidi.

Lewat SiKasep, masyarakat tidak lagi perlu keluar rumah atau keliling ke berbagai lokasi proyek untuk melakukan survei. Semua informasi, mulai dari siteplan, ketersedian, proges pembangunan, hingga harga dan simulasi kreditnya sudah tersedia.

“Kita bisa cek. Contohnya sampai hari ini, saya cek ada 151 ribu unit rumah yang ready stok. Ini kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan rumah subsidi. Rumah itu sangat penting, sangat strategis. Maka saya dorong prioritaskan rumah di atas segalanya,” ucap Arief. (*) Ari Astriawan

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

7 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

8 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

9 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

10 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

10 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

10 hours ago