News Update

Punya Dirut Baru, BTN Optimis Capai Target Bisnis 2021

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. optimistis target bisnis yang ditetapkan untuk tahun 2021 akan tercapai didukung jajaran Direksi baru yang ditetapkan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam RUPST memutuskan mengangkat Haru Koesmahargyo sebagai Direktur Utama Bank BTN.

Pemegang saham juga memutuskan memberhentikan dengan hormat Pahala N Mansury selaku Direktur Utama Bank BTN dan Yossi Istanto dari posisi sebagai Direktur Human Capital, Legal, and Compliance. Pemegang saham juga mengangkat Nofry Rony Poetra sebagai Direktur Finance, Planning, and Treasury dan Eko Waluyo selaku Direktur Compliance and Legal.

RUPST Bank BTN 2020 juga mengangkat Iqbal Latanro sebagai Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen. Menurut Corporate Secretary Bank BTN Ari Kurniaman perseroan menyambut positif susunan pengurus yang baru tersebut. Bisnis BTN, lanjutnya, akan tetap berjalan normal dengan tetap mendukung program perumahan nasional sebagai core business Bank BTN.

Selain itu, Ari mengungkapkan Bank BTN juga akan terus berinovasi agar dapat meningkatkan pembiayaan di sektor perumahan. Apalagi, sektor perumahan memiliki multiplier effect terhadap 174 sektor lainnya, sehingga dapat menjadi lokomotif pendorong perbaikan ekonomi nasional. 

“Kami optimistis jajaran baru ini juga akan solid membawa Bank BTN mendukung program pemerintah yakni Sejuta Rumah dan PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional),” jelas Ari di Jakarta, Rabu, 10 Maret 2021.

Adapun, pada 2021, emiten bersandi saham BBTN ini membidik laba bersih naik ke kisaran Rp2,5 triliun-Rp2,8 triliun. Ari Kurniaman mengatakan perseroan tetap optimistis dapat mencapai target bisnis di tahun ini ditopang manajemen yang solid. 

“Kami juga tetap optimistis mampu meraih posisi sebagai The Best Mortgage Bank in Southeast Asia in 2025 didukung infrastruktur perumahan yang kuat dan inovasi yang terus kami lakukan sehingga dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia memiliki hunian yang terjangkau dengan mudah,” 

Beberapa target kinerja keuangan yang juga ditetapkan Bank BTN di tahun kerbau logam ini yakni kredit dan pembiayaan dibidik naik sebesar 7%-9%. Dana Pihak Ketiga pun ditargetkan berada dalam pertumbuhan yang sejajar dengan kredit atau dikisaran 7%-9%.

Berikut susunan Komisaris dan Direksi baru Bank BTN:

Jajaran Komisaris

-Komisaris Utama: Chandra Hamzah

-Wakil Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Iqbal Latanro

-Komisaris: Eko Djoeli Heripoerwanto

-Komisaris: Heru Budi Hartono

-Komisaris: Andin Hadiyanto

-Komisaris: Armand Bachtiar Arief

-Komisaris Independen: Ahdi Jumhari Luddin

Jajaran Direksi:

-Direktur Utama: Haru Koesmahargyo

-Wakil Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu

-Direktur Consumer and Commercial Lending: Hirwandi Gafar

-Direktur Finance, Planning, and Treasury: Nofry Rony Poetra

-Direktur Compliance and Legal: Eko Waluyo

-Direktur Wholesale Risk and Asset Management: Elisabeth Novie Riswanti

-Direktur Operation, IT, and Digital Banking: Andi Nirwoto

-Direktur Distribution and Retail Funding: Jasmin

-Direktur Risk Management and Transformation : Setiyo Wibowo

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

5 mins ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

30 mins ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

38 mins ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

1 hour ago

OJK Gandeng Bareskrim Polri Tangani Kasus Penipuan Sektor Keuangan

Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More

2 hours ago

Purbaya Ancam Stop Anggaran Kementerian/Lembaga dan Pemda yang Lambat Belanja

Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More

2 hours ago