Perbankan

Punya Direksi Baru, Bank Investasi ASIABY Fokus Digitalisasi

Singapura –  Bank investasi dan penyaluran modal digital ASIABY secara resmi telah menunjuk Martin Elliott dan Michelle Lee sebagai anggota terbaru dari jajaran dewan direksi perusahaan.

“Setelah melalui tahap seleksi dan uji kelayakan yang ketat, kami menyambut kedua individu terbaik ini untuk bergabung dalam jajaran direksi ASIABY. Kedua direktur baru ini akan mendukung langkah perusahaan ke depan sebagai bank investasi dan penyaluran modal terdepan dengan reputasi terbaik yang sudah terjaga lebih dari satu dekade terakhir,” ujar Chairman ASIABY, Tony Chan seperti dikutip Kamis, 5 Agustus 2021.

Sebagai entitas global dari bank investasi dan penyaluran modal, kedua direksi baru tersebut diyakini bisa mencapai semua dari target visi dan misi ASIABY yang telah direncanakan dengan sangat matang. Lebih dari itu, Martin Elliott dan Michelle Lee juga dipercaya bisa banyak bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan dinamis di masa depan yang bisa membantu perusahaan mencapai kesuksesan yang luar biasa.

Seperti diketahui, digitalisasi sudah menjadi fondasi usaha bagi semua sektor tidak terkecuali bidang bank investasi dan penyaluran modal. Pengalaman yang dimiliki Martin Elliott di bidang digitalisasi bank dan juga pendiri penyedia layanan pembayaran HGL memiliki peranan yang kritikal dalam menopang operasional bisnis ASIABY. Sedangkan Michelle Lee sendiri merupakan tokoh dengan keahlian investasi serta berpengalaman menduduki posisi penting di berbagai bank investasi dunia di seluruh Asia dengan pengalaman lebih dari 15 tahun.

Karena itu, Martin Elliott dan Michelle Lee diyakini dapat berkontribusi tinggi bagi perusahaan dalam mencapai akselerasi digitalisasi ASIABY. Kedua orang sarat pengalaman terhadap digitalisasi dan investasi tersebut akan saling membantu dengan jajaran direksi dan seluruh tim untuk menguatkan dan mengembangkan portofolio perusahaan di bidang keuangan, teknologi, manajemen aset, serta merger dan akuisisi.

Untuk mempertahankan reputasi sebagai bank investasi dan penyaluran modal terkemuka di dunia, ASIABY akan menyediakan berbagai layanan digital optimal bagi klien untuk menumbuhkan usaha dan memaksimalkan asetnya dengan akses instrumen pasar bernilai tinggi yang tidak terbatas untuk dikembangkan. Berkat konsistensi akan tingginya kualitas jasa dan layanan yang diberikan itulah, ASIABY telah menjelma menjadi perusahaan tekemuka di dunia. Kepercayaan tinggi para klien terhadap keamanan dan keandalan perusahaan juga terlihat dari pembukaan kantor di banyak negara di luar Singapura seperti Indonesia dan Kamboja.

Selain ekspansi layanan, ASIABY secara berkesinambungan berfokus pada aspek keamanan, kesehatan, dan kehati-hatian layanan bisnisnya. Jangkauan layanan juga akan terus ditingkatkan ke negara baru seperti Malaysia dan Filipina. Untuk langkah strategis lainnya, ASIABY juga sedang menjajaki kerja sama dengn GCG Ventures untuk mendukung pembiayaan terhadap perusahaan-perusahaan baru di kawasan Asia yang selaras dengan visi perusahaan.

“Iklim persaingan dan tantangan yang menerpa bank investasi dan penyaluran modal sangat tidak bisa diprediksi. Karena itu kami percaya diri dengan kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki Michelle Lee dan Martin Elliott, ASIABY bisa menghadapi semua tantangan yang ada di masa depan,” kata Tony Chan.

ASIABY menyambut baik kedatangan Michelle Lee dan Martin Elliott di perusahaan. Besar harapan, kedua direksi baru tersebut memberikan kontribusi positif yang bisa membantu ASIABY melangkah menjadi perusahaan yang bertumbuh dan menjadi lebih baik di masa depan. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Grab Borong Saham Superbank Rp285,5 Miliar, Kepemilikan Jadi 15,04 Persen

Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More

9 mins ago

Neraka Neraca Pembayaran: Ekonomi Nasional Bisa Meleleh

Oleh Rahma Gafmi, Guru Besar Universitas Airlangga BANK Indonesia (BI) melaporkan bahwa neraca pembayaran Indonesia… Read More

58 mins ago

Bos Mandiri Sekuritas: Likuiditas, Transparansi, dan Free Float Jadi Kunci Tarik Investor Asing

Poin Penting Reformasi OJK dan BEI diyakini memperkuat pasar modal, meningkatkan transparansi, tata kelola, dan… Read More

1 hour ago

BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting BRI mencatat laba Rp57,13 triliun pada 2025, turun 5,26 persen yoy, sementara kredit… Read More

2 hours ago

IHSG Dibuka Hijau, Naik 0,40 Persen ke Level 8.355

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,40 persen ke level 8.355,28 pada pukul 09.00 WIB, dengan… Read More

2 hours ago

Update Harga Emas Hari Ini (26/2): Antam Melesat, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok

Poin Penting Harga emas Galeri24 hari ini anjlok Rp28.000 ke Rp3.057.000 per gram, sementara UBS… Read More

3 hours ago