Keuangan

Pungutan OJK ke Industri Bakal Dievaluasi DPR

Jakarta – Komisi XI DPR RI mengusulkan adanya evaluasi anggaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang bersumber dari penerimaan pungutan industri jasa keuangan.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Eriko Sotarduga menyebutkan, reformasi kinerja OJK dalam pengawasan harus terus dilakukan. Sebab menurutnya, pungutan industri tersebut berpotensi menimbulkan presepsi yang negatif.

“Sekarang kan anggarannya (OJK) datang dari nasabah, dari industri ini akan kami evaluasi karena itu bisa mengakibatkan kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan misal kerja sama. Itu juga kan ngga baik,” kata Eriko di Kompleks Parlemen DPR RI Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020.

Dirinya menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami skema anggaran OJK untuk di Masa depan. Eriko bahkan menyebut, tak menutup kemungkinan anggaran OJK bisa melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Nah ini seperti apa? Apakah nanti akan dikembalikan ke APBN atau kah tetap seperti sekarang dengan aturan yang lebih rinci, teliti? Nah itu yang harus dibicarakan,” tambah Eriko.

Sebelumnya, OJK telah mengajukan Rencana Kegiatan dan Anggaran Tahunan (RKAT) 2020. Tercatat anggaran Tahunan 2020 yang diajukan OJK sebesar Rp6,06 triliun atau mengalami kenaikan mencapai 9,64 persen bila dibandingkan dengan Anggaran OJK 2019. Kenaikan anggaran OJK tahun ini yang diajukan sebesar Rp6,06 triliun tersebut diperoleh dari penerimaan pungutan industri jasa keuangan di 2019. (*)

Editor: Paulus Yoga

Suheriadi

Recent Posts

OJK Serahkan 3 Tersangka Dugaan Tindak Pidana di BPR Panca Dana ke Kejaksaan

Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More

16 mins ago

BSI Tabungan Umrah Jadi Solusi Alternatif Menunggu Haji

Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More

1 hour ago

Bos OJK: Banyak Pejabat Internal Ikut Seleksi Dewan Komisioner

Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More

2 hours ago

ShopeePay Unggul di Peta Persaingan Dompet Digital 2026 Versi Ipsos

Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More

2 hours ago

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana di Bank Rp200 Triliun hingga September 2026

Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang penempatan dana pemerintah Rp200 triliun di bank BUMN hingga… Read More

3 hours ago

Allianz Life dan HSBC Indonesia Hadirkan Fund Global Berdenominasi Dolar AS

Poin Penting Allianz Life Indonesia, HSBC Indonesia, dan AllianzGI Indonesia meluncurkan Smartwealth Dollar Equity Global… Read More

3 hours ago