Jakarta – PT PP (Persero) Tbk telah melakukan pendandatanganan kontrak Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery bersama China Aluminium International Engineering Corporation Ltd di KBRI Beijing pada hari Sabtu (11/01) lalu.
Dalam acara Signing Ceremony tersebut,
Perseroan diwakili oleh Abdul Haris Tatang selaku Direktur Operasi 3 Perseroan dan didampingi oleh Nurlistyo Hadi selaku Kepala Divisi EPC untuk menandatangani kontrak kerjasama.
Proyek Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery yang berkapasitas 1 Juta TPA merupakan milik dari PT Borneo Alumina Indonesia, sebuah perusahaan patungan milik PT Inalum dan PT Aneka
Tambang Tbk (ANTAM) yang berlokasi di Desa Bukit Batu, Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat.
“Dalam pembangunan proyek Smelter ini, Perseroan bekerjasama dengan China Alumunium International Engineering Corporation Ltd. (Chalieco) berperan sebagai kontraktor yang juga akan
bertanggung jawab dalam penyelesaian proyek. Konsorsium Chalieco dan Perseroan optimistis dapat menyelesaikan proyek tersebut selama 31 (tiga puluh satu) bulan. Dengan keberhasilan Perseroan sebagai kontraktor EPC yang telah memiliki berbagai pengalaman dalam mengerjakan proyek-proyek pembangkit listrik, minyak & gas dan industri, maka dengan adanya Smelter Grade Alumina Refinerary ini Perseroan menambah portofolio pekerjaan dibidang pemurnian atau Smelter,” ujar Abdul Haris Tatang, Direktur Operasi 3 Perseroan.
Proyek pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery ini menelan investasi dengan potensi nilai total investasi mencapai 850 Juta Dollar Amerika dan pabrik pemurnian ini ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2022, dimana nantinya akan memproduksi 1 Juta ton alumunium setiap tahunnya.
Dengan demikian hal tersebut akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan baku sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi komoditas tambang Indonesia.
Proyek ini menjadi bukti bahwa BUMN Indonesia berkontribusi nyata bagi pembangunan nasional dan sejalan
dengan semangat perubahan yang sedang digalakkan oleh Pemerintah. (*)
Poin Penting DPR meminta pemerintah memprioritaskan keselamatan WNI di Iran, menyusul eskalasi demonstrasi besar akibat… Read More
Poin Penting OJK menilai praktik jual beli kendaraan STNK only mengancam industri multifinance, karena melemahkan… Read More
Poin Penting Dirut BTN Nixon LP Napitupulu dinobatkan sebagai Bankers of The Year 2025 oleh… Read More
Poin Penting Spin off UUS menjadi BUS merupakan kewajiban sesuai POJK No. 12/2023 bagi UUS… Read More
Poin Penting Perdagangan internasional menghadapi tantangan besar, mulai dari volatilitas geopolitik, perubahan kebijakan global, hingga… Read More
Poin Penting Peningkatan belanja pemerintah, khususnya untuk program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dinilai… Read More