Jakarta – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melalui anak usahanya, PT PP Infrastruktur, melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama terkait pembangunan dan pengembangan SPAM Regional Ir. H. Djuanda di Hotel Pullman, Jakarta pekan kemarin.
Acara penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Konsorsium MMVP diwakili oleh Didik Mardiyanto Direktur Utama PT PP Infrastruktur, Sergio B. Onate Senior Vice President Maynillad Water Services Inc., Priyatno Direktur PT Varsha Zamindo Lestari, I Gede Upeksa Senior Vice President Divisi Pengembangan Bisnis Perseroan, dengan perwakilan dari Perum Jasa Tirta II, Haris Zulkarnain Direktur Keuangan Perum Jasa Tirta II.
Berdasarkan rilis yang diterima, Senin, 19 Agustus 2019, perjanjian kerjasama ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Konsorsium MMVP (Maynilad-Metropac-Varsha-PT PP (Persero) Tbk-PT PP Infrastruktur), badan usaha investasi yang akan bertanggung jawab dalam pembangunan dan pengembangan SPAM Regional Ir. H. Djuanda dengan masa konsesi 30 tahun.
Adapun bentuk kerjasama yang disepakati oleh Konsorsium MMVP dan Perum Jasa Tirta II adalah studi/analisa ketersediaan air baku di Waduk Jatiluhur sebagai tahapan fisibilty study SPAM Regional Ir. H. Djuanda.
SPAM Regional Ir. H. Djuanda mengusung konsep KPBU Unsolicated (Prakarsa Badan Usaha) dengan lingkup investasi fisik end-to-end, kontrak berbasis kinerja untuk lingkup jaringan perpipaan dan pelayanan pelanggan.
Nantinya, SPAM Regional Ir. H. Djuanda akan melayani 2,8 juta penduduk daerah Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi dan Kabupaten Bogor dengan peningkatan cakupan layanan rata-rata dari 43% ke 55% serta menambah kapasitas pasokan air ke 5 PDAM yang sudah ada sebesar 26.000 Lps. (*)
Poin Penting BRI menerbitkan Surat Berharga Komersial (SBK) senilai Rp500 miliar, menjadi yang pertama di… Read More
Poin Penting Pelaporan SPT via Coretax capai 126.796 SPT hingga 12 Januari 2026 pukul 14.00… Read More
Poin Penting DBS Bank memproyeksikan IHSG menguat ke level 9.800 pada 2026, ditopang fundamental pasar… Read More
Poin Penting IHSG berbalik menguat pada pembukaan perdagangan 13 Januari 2026, naik 0,56 persen ke… Read More
Poin Penting Produksi minyak Venezuela rendah, invansi AS tak berdampak besar ke harga energi global.… Read More
Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Selasa (13/1/2026) ke level Rp16.873 per dolar AS,… Read More